Digitalisasi dan Insentif Pajak, Strategi Ampuh Dongkrak PAD Kota Bekasi

Infobekasi.co.id – Komisi III DPRD Kota Bekasi menekankan pentingnya digitalisasi dan inovasi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketua Komisi III, Arif Rahman Hakim, menyatakan bahwa digitalisasi, seperti yang sukses diterapkan di Kota Malang, dapat meminimalisir kebocoran pajak.

“Kita akan berupaya keras meminimalisir kebocoran pajak mulai tahun depan. Digitalisasi, seperti yang telah berhasil di Kota Malang, adalah salah satu solusinya,” ujar ARH sapaan akrab Arif Rahman Hakim, Selasa, 23 September 2025.

Lebih jauh ARH menjelaskan, bahwa Kota Malang berhasil meningkatkan PAD hingga 100 persen dalam empat tahun berkat sistem server terintegrasi yang langsung terhubung ke kasir pengusaha. Dengan jumlah wajib pajak di Bekasi yang mencapai lebih dari 4 ribu, potensi peningkatan PAD melalui digitalisasi sangat besar.

Selain digitalisasi, Ia juga mengusulkan program gebyar hadiah sebagai insentif bagi wajib pajak. Konsumen dapat mengunduh aplikasi resmi, memasukkan bukti pembayaran pajak, dan berkesempatan memenangkan hadiah undian dari Pemkot Bekasi.

“Program hadiah seperti di Malang, di mana konsumen mie ayam bisa mendapatkan mobil, sangat menarik. Kami ingin program serupa hadir di Kota Bekasi agar wajib pajak dan konsumen lebih antusias,” jelasnya.

ARH mengakui, bahwa penerapan sistem ini memerlukan proses yang lebih panjang karena kompleksitas Kota Bekasi yang berbeda dengan Malang. Oleh karena itu, diperlukan payung hukum berupa Perda dan Perwal agar sistem ini berjalan optimal.

“Masyarakat dan pengusaha harus merasa terlindungi. Regulasi yang jelas akan meningkatkan kerja sama dengan pemerintah. Digitalisasi usaha adalah kunci untuk meningkatkan PAD dan menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (Advertorial/Fahmi)

Editor: Deros

#PAD #infobekasi #DPRD #Advertorial

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini