Kasus Pelecehan di SPPG Jatiasih, Staf Akunting Alami Gangguan Psikis

Infobekasi.co.id – RDA, seorang wanita berusia 28 tahun, seorang staf akunting di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kawasan Jatiasih, Kota Bekasi, mengalami trauma mendalam akibat dugaan pelecehan dan kekerasan yang dialaminya. Korban melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi Kota pada Senin, 20 Oktober 2025. RDA mengungkapkan kekhawatirannya terkait dampak kasus ini terhadap dirinya.

“Saya khawatir nanti balasan pelaku ke saya seperti apa setelah kasus ini, psikis saya jadi terganggu,” ujarnya pada Rabu, 22 Oktober 2025, kemarin.

Kondisi ini membuat psikis dan mentalnya terguncang, bahkan Ia merasa gugup saat bertemu dengan orang baru. Selain dukungan dari keluarga, RDA menyadari bahwa ia membutuhkan pendampingan profesional untuk mengatasi trauma yang dialaminya.

“Saya khawatir takut ada ancaman atau lainnya, saya juga jadi tidak nafsu makan. Tapi kalau ayah saya menenangkan, baru saya mau makan,” tutur RDA.

Korban melaporkan pria berinisial K berusia 29 tahun, yang menjabat sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), atas dugaan kekerasan dan pelecehan seksual. Perlakuan tidak menyenangkan ini mulai terjadi sejak RDA pertama kali diterima bekerja sebagai staf akunting di SPPG kawasan Jatiasih pada awal Oktober 2025.

RDA kerap mengalami perlakuan arogan tanpa alasan yang jelas. Situasi memuncak pada Rabu, 15 Oktober 2025, di area dapur, di mana pelaku diduga memaki dan memperlakukan korban secara tidak pantas di hadapan rekan kerja lainnya.

Korban telah melaporkan kejadian ini ke yayasan dan Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat, namun perlindungan yang diberikan dianggap tidak memadai. Akibat kejadian ini, RDA sudah tidak lagi bekerja di SPPG tersebut.

RDA telah menyerahkan bukti visum, percakapan, hingga rekaman video terkait kekerasan kepada penyidik kepolisian. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban. Perkara ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Laporan sudah diterima, segera kita proses,” ujarnya.

Reporter : Fahmi

Editor : Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini