Infobekasi.co.id – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan lima perguruan tinggi swasta di berbagai daerah.
Perguruan tinggi tersebut di antaranya adalah Universitas Jenderal Achmad Yani, Universitas Hang Tuah, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, Universitas Bhayangkara Surabaya, dan Universitas Langlangbuana.
Rektor Ubhara Jaya, Prof. Bambang Karsono, mengatakan bahwa MoU ini penting untuk menyatukan berbagai elemen dari kepolisian, angkatan darat, udara, dan laut, guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Dengan demikian, MoU ini memperkuat kerja sama antarkampus dalam segala bidang pendidikan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kita berkolaborasi untuk pertukaran dosen, mahasiswa, dan pendidikan bersama. Artinya, kita fokus pada Tri Dharma. Karena kita membawa nama TNI-Polri, tidak hanya di bidang pendidikan tinggi saja, tetapi juga untuk menghadapi tantangan teknologi informasi yang begitu pesat, kita tidak boleh ketinggalan,” kata Prof. Bambang Karsono di gedung Ubhara Jaya, Bekasi, Kamis, 23 Oktober 2025.
MoU ini bertujuan untuk menjaga momentum dan membentuk komitmen kolektif dalam menjawab tantangan kemajuan zaman yang semakin kompleks.
“Misalnya, pengabdian atau penelitian bersama. Yang pasti, ada kaitannya dengan hukum dan ekonomi. Kita harapkan, MoU ini jangan hanya menjadi seremonial tanda tangan, tetapi harus ada tindak lanjut dan aksi nyata,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Prof. Agus Subagyo, menyampaikan bahwa MoU ini memberikan visi dan misi ke depan dalam membangun pendidikan tinggi.
“Output dari kegiatan ini adalah adanya kerja sama di bidang Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Berikutnya, kita harapkan ada implementasi nyata,” kata Prof. Agus Subagyo.
Implementasi yang dimaksud meliputi riset bersama, seminar, serta pertukaran dosen dan mahasiswa di antara keenam universitas tersebut.
Apalagi, karena universitas-universitas itu berada di bawah naungan TNI dan Polri, kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk kemajuan bersama.
“Karena dengan bergandengan tangan, kita akan saling melengkapi, mengisi, dan memajukan visi masing-masing,” ujarnya.
Rektor Universitas Langlangbuana (UNLA), Irjen Pol (Purn) Dr. A. Kamil Razak, menegaskan bahwa MoU ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya untuk mencetak mahasiswa unggul di tingkat nasional dan internasional.
Beliau sangat menghargai dedikasi Ubhara Jaya dalam merawat intelektualitas dengan mencetak mahasiswa maupun lulusan yang mampu bersaing di masa depan. Meskipun baru sembilan bulan menjabat di UNLA, Kamil mengakui telah membuat berbagai terobosan.
“Dalam sembilan bulan itu, kami telah menambahkan prodi-prodi baru, sesuai dengan kebutuhan yang dihadapi oleh masyarakat luas,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Hang Tuah, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Arvando Bastari, mengatakan bahwa MoU ini mengimplementasikan kemajemukan antaruniversitas.
“Yang terpenting adalah implementasinya. Kami yakin, dengan ciri khas masing-masing matra, kita sudah sejalan dan tinggal memperbaikinya,” ujar Dr. Ir. Avando Bastari.
Selain itu, Rektor Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, Marsekal Muda TNI (Purn) Sungkono, dan Rektor Universitas Bhayangkara Surabaya, Irjen Pol (Purn) Anton Setiadji, juga turut hadir dalam acara MoU tersebut.
Reporter : Fahmi
Editor : D. Rosyadi
#Ubara #Infobekasi #Bekasi #Kampus








































