Pisang Goreng, Camilan Ningrat yang Dibawa Portugis Pada Abad ke 16

Infobekasi.co.id – Siapa yang tak mengenal dan belum pernah mencicipi pisang goreng?. Hampir disudut warung, maupun pedagang gorengan ada pisang goreng. Konon pisang goreng punya akar sejarah kuliner dari Portugis yang dibawa ke nusantara.

Menurut literasi dari beberapa sumber, pisang goreng pertama kali dikenalkan ke Nusantara oleh bangsa Portugis pada abad ke-16.  Kebiasaan mereka menggoreng pisang menggunakan adonan tepung menjadi jembatan antara kuliner Eropa dan citarasa lokal.

Sejarawan makanan dari Universitas Padjadjaran, Fadly Rahman, mengungkapkan, bahwa awalnya pisang goreng adalah kudapan kalangan ningrat, yang disajikan untuk para tamu.

“Pada zaman kolonial, pisang goreng bukan hanya jajanan pinggir jalan. Ia dulunya jadi sajian mewah untuk para bangsawan yang menjamu tamu,” kata Fadly dikutip detikfood, beberapa waktu lalu.

Di Bekasi sendiri, meski belum ada catatan tertulis yang jelas menyebut kapan pisang goreng pertama kali muncul, jajanan ini kini sudah sangat melekat dalam budaya kuliner lokal. Sebanyak 23 lokasi pisang goreng enak dan murah bisa ditemukan di berbagai sudut kota Bekasi.

Popularitas pisang goreng juga tak lepas dari pengakuan internasional. Camilan ini pernah dinobatkan sebagai salah satu makanan penutup goreng terbaik versi TasteAtlas.

Sistem Informasi Pemberdayaan UMKM Kota Bekasi (SIPTRI) pun mencatat keberadaan produk pisang goreng sebagai bagian dari kuliner lokal yang mendapat dukungan pemberdayaan usaha mikro.

Jadi, pisang goreng merupakan bagian dari kuliner Nusantara yang sudah lama ada dan dipengaruhi budaya kuliner kolonial Portugis. kala itu. Meskipun belum ada catatan pasti kapan pisang goreng pertama dijual di Bekasi, saat ini jajanan tersebut sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari warung lokal hingga pedagang kaki lima. Pisang goreng tidak hanya sekadar makanan tradisional, tetapi juga komoditas ekonomi lokal.

Bagaimana menurut kalian?

Editor : Deros

#infobekasi #PisangGoreng #Bekasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini