infobekasi.co.id – Situ Ceper secara geografis terletak di Desa Sukasari dan Desa Jayamulya, Kecamatan Serangbaru. Situ Ceper memiliki luas mencapai 4,80 hektar. Dahulu, wilayah Serangbaru terkenal dengan aktivitas penambangan batu bata merah menyisakan lubang-lubang bekas galian. Sehingga, ketika curah hujan tinggi, lubang itu membentuk danau.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum mencapai luas seperti sekarang, Situ Ceper terbentuk dari aktivitas penambangan batu bata merah. Namun, seiring berjalannya waktu dan berhentinya aktivitas pembuatan batu bata merah, Situ Ceper kemudian berfungsi sebagai pengendali banjir dan pasokan air irigasi bagi persawahan warga di sekitar, dikelola langsung oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).
Namun, pengelolaan kawasan ini perlu perhatian agar tetap lestari dan nyaman dikunjungi. Saat ini, kondisi lingkungan di sekitar Situ Ceper menunjukkan beberapa tantangan, seperti pertumbuhan eceng gondok cukup banyak, dermaga kayu yang kurang terawat, serta fasilitas yang minim. Selain itu, area parkir motor di tepi danau berpotensi menyebabkan erosi tanah dan pencemaran.
Untuk menjaga keberlanjutan dan kenyamanan kawasan, diperlukan pengelolaan lebih baik, seperti rutin membersihkan eceng gondok, memperbaiki dermaga agar aman, serta menyediakan fasilitas penunjang seperti tempat duduk dan tempat sampah memadai.
Pengaturan area parkir lebih tertata dan edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan juga sangat diperlukan.
Meskipun demikian, Situ Ceper tetap menjadi alternatif wisata lokal yang menawarkan suasana alam asri dan pemandangan danau yang menenangkan. Pengunjung dapat menikmati suasana santai di tepi danau, sambil menikmati udara segar dan keindahan alam sekitar.
Foto:Arisanto
Editor: D. Rosyadi
#infobekasi #bekasi #SituCeper






























