Infobekasi.co.id – Polisi sedang menyelidiki kasus pemalakan yang menimpa pedagang telur gulung di Jalan Tapir Irigasi, Desa Jayasakti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Pusat, Iptu Ahmad Surbakti mengatakan, peristiwa ini terjadi pada awal November 2025. Pihaknya sudah mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sedang berkomunikasi dengan sang pedagang.
“Betul, kejadiannya awal November. Anggota masih berkomunikasi sama pedagangnya. Kalo ada info langsung kita amankan (tangkap),” Iptu kata Ahmad Surbakti ketika dikonfirmasi, Sabtu 29 November 2025.
Masih kata Iptu Ahmad, pedagang tersebut disarankan segera membuat laporan resmi untuk memperkuat proses penyelidikan.
“Sampai saat ini belum buat laporan,” ujarnya.
Menurut kabar beredar di jejaring media sosial, pelaku sudah lama kerap meminta uang jatah preman (japrem) ke pedagang tersebut. Merasa resah karena kerap dipalak, pedagang merekam kejadian yang kemudian viral di media sosial.
Dalam video tersebut, pelaku menyebut-neyebut nama Ramon datang untuk meminta uang Rp5 ribu sebagai jatah uang keamanan mingguan.
“Mang, mingguan mang yang goceng (Rp5 ribu), Ini Ramon, bilang aja kalo kesini, Ramon,” ucapnya.
Pedagang itu heran karena bukan hanya Ramon yang kerap meminta jatah preman, namun juga oknum preman lainnya.
“Kok beda lagi sih orangnya?,” tanya pedagang cilor tersebut.
“Sama, biasanya saya (bersama) bertiga, cuma kemarin saya lagi kena kasus jadi mental, jadi Dia yang nagihin. Bilang aja Ramon, nanti enggak usah ngasih lagi,” jawab pelaku.
(Fahmi/Dede R)







































