Harga Cabai Melambung Jelang Nataru, Ini Komentar Disperindag Kota Bekasi

Infobekasi.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, angakt suara penyebab  harga cabai di pasaran melonjak naik jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kasie Bidang Perdagangan Disperindag Kota Bekasi, Eko Wijatmiko, menjelaskan, salah satu alasan harganya naik lantaran banyaknya permintaan cabai dari konsumen.

“Di bulan Desember ini, cabai lagi masa tanam, belum panen. Sehingga permintaan tinggi hingga melampaui harga acuan penjualan,” beber Eko saat dikonfirmasi, Senin, (8/12)

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga cabai dan kelangkaan di pasar, Disperindag Kota Bekasi mengimbau agar pedagang mengeringkan cabai. Cabai kering menjadi alternatif karena awet, praktis, dan dinilai lebih pedas rasanya.

“Kita sudah berupaya kepada pedagang agar menyiapkan cabai yang dikeringkan,” kata Eko.

Hingga saat ini, Disperindag Kota Bekasi terus melakukan koordinasi mengenai komoditi bahan pokok dengan Kementerian Perdagangan.

“Sudah ada rapat koordinasi dengan kementerian,” jelasnya.

Sementara, berdasarkan hasil monitoring perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Baru, Bekasi Timur, hari Senin, 8 Desember 2025, berbagai jenis cabai telah menyentuh harga cukup tinggi.

Berikut harganya:

– Cabai Merah Besar: Rp60 ribu per kilogram

– Cabai Merah Keriting: Rp60 ribu per kilogram

– Cabai Rawit Merah: Rp85 ribu per kilogram

– Cabai Rawit Hijau: Rp50 ribu per kilogram

– Cabai Hijau Besar: Rp30 ribu per kilogram

(Fahmi/Dede R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini