Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi menetapkan infrastruktur termasuk perbaikan jalan rusak sebagai prioritas pekerjaan, meskipun pengerjaannya belum dapat dilakukan secara menyeluruh. Hal ini disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
Menurut Tri Adhianto, tantangan utama dalam penanganan perbaikan jalan adalah kebutuhan yang luas serta keterbatasan alokasi dana yang dapat dialokasikan secara langsung untuk pengerjaan. “Iya (belum banyak jalan diperbaiki), karena kebutuhan kita kan cukup panjang dan banyak,” ujarnya, di Bekasi Jumat (9/1).
Perbaikan infrastruktur jalan disesuaikan dengan kemampuan dana yang dimiliki Pemkot Bekasi saat ini, dengan menekankan bahwa pekerjaan tersebut menjadi fokus utama. Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) menjadi unit kerja yang menangani pengerjaan proyek infrastruktur dan jalan.
“Makanya kalau dilihat dari konsep anggaran yang ada BMSDA kemudian Perkimtan itu menjadi primadona di dalam rangka kita hari ini memang melayani warga masyarakat,” jelas Tri.
Pemkot Bekasi juga mendapatkan arahan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk segera melakukan perbaikan jalan serta penanganan banjir. Namun demikian, pengerjaan tidak dilakukan secara gegabah karena Pemkot tetap harus mengalokasikan sumber daya untuk sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan.
“Kita tidak boleh meninggalkan tugas utama kita yaitu tadi pendidikan dan kesehatan makanya kita ke situ,” katanya. (Fahmi)








































