Infobekasi.co.id – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, dalam keterangannya, megungkapkan, sebanyak 21.260 warga dari 31 desa terdampak bencana hidrometeorologi pada Kamis 22 Januari 2026.
“31 desa terdampak tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Bencana hidrometeorologi ini sebagian besar berupa banjir dengan tinggi mata air (TMA) yang bervariasi di setiap titik, serta terjadi tanah longsor di satu desa,” jelas Dodi.
Saat ini, BPBD Kabupaten Bekasi melakukan pendataan, evakuasi, asesmen, dan pemberian bantuan kepada terdampak. “Kami memberikan himbauan kepada warga serta melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Dodi.
Sekedar informasi, bencana hidrometeorologi adalah fenomena bencana alam yang dipicu oleh kondisi cuaca dan siklus air ekstrem, melibatkan interaksi antara atmosfer (meteorologi), air (hidrologi), dan lautan (oseanografi).
Bencana ini menjadi ancaman paling dominan di Indonesia, mencakup sekitar 99 persen dari total kejadian bencana pada tahun 2025.
(Fahmi)








































