Vokal di Podcast dan Medsos, Ini Sosok Ermanto Usman yang Meninggal di Jatibening

Infobekasi.co.id – Identitas pria yang ditemukan meningg di rumahnya di Kompleks Prima Lingkar Asri, Blok B4/14, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, akhirnya terungkap. Korban bernama Ermanto Usman, berusia 65 tahun. Ia dikenal sebagai pensiunan PT Jakarta International Container Terminal (JICT) dan sosok aktivis yang vokal memperjuangkan hak-hak pekerja.

Anak pertama korban, Fiandy Putra (33), saat dijumpai di rumah duka pada Selasa (3/3), mengatakan, bahwa ayahnya telah pensiun dari perusahaan peti kemas tersebut sejak sembilan tahun lalu.

“Bapak sudah pensiun sembilan tahun yang lalu dari JICT,” ujar Putra kepad wartawan, Selasa (3/3/26).

Selama bekerja di JICT, Ermanto Usman dikenal sebagai sosok yang gigih dan vokal dalam menyuarakan hak-hak rekan-rekan kerjanya. Komitmennya terhadap keadilan buruh bahkan membawanya masuk ke dalam jajaran kepengurusan serikat pekerja di perusahaan tersebut.

“Ayah saya tuh bagian dari serikat pekerja waktu di JICT. Itu termasuk mungkin aktivis ya, Bapak,” tambah Putra menjelaskan peran ayahnya.

Meski sudah memasuki usia senja dan pensiun, semangat Ermanto untuk menyuarakan keadilan tidak luntur. Beberapa waktu terakhir, ia justru semakin aktif tampil di berbagai kanal podcast untuk menyampaikan pemikiran-pemikirannya. Ide dan gagasannya juga sering ia tuangkan melalui akun media sosial pribadinya.

“Tapi beberapa waktu ini sempat aktif untuk membuat podcast, memang sangat aktif dan antusias gitu kalau buat podcast,” kenang Putra.

Di kehidupan pribadinya, Ermanto Usman adalah suami dari Pasmilawati dan ayah dari empat orang anak, dua laki-laki dan dua perempuan, yang kini berduka atas kepergiannya secara mendadak.

Hingga saat ini, kasus kematian Ermanto Usman masih menyisakan tanda tanya besar. Selain kematian sang ayah, kondisi istrinya yang masih kritis akibat kejadian tersebut turut menambah kesedihan dan misteri di balik peristiwa naas ini.

Pihak kepolisian hingga kini belum dapat memastikan motif pasti di balik kejadian ini, apakah murni pembunuhan atau terkait dengan aksi perampokan.

Reporter : Fahmi

Editor : DD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini