Resmi Dilantik, Sudarsono Punya Tugas Perkuat Digitalisasi dan Distribusi Zakat Kota Bekasi

Infobekasi.co.id – Sudarsono resmi menjabat sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi untuk masa bakti 2026-2031. Ia dilantik oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di Ruang Nonon Sontani, pada Rabu, 13 Mei 2026.

Proses pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 400.8.1/KEP.225/KESRA/V/2026. Selain Sudarsono yang menjabat sebagai ketua, dilantik pula empat pejabat yang akan menduduki posisi Wakil Ketua, yaitu Moch. Nurcholiq, Umri Yasa, Mulyadi, dan Ahmad Tasori.

Dalam kesempatan itu, Tri Adhianto memberikan pesan tegas kepada seluruh pengurus baru agar bekerja keras dan mengelola dana umat dengan prinsip keterbukaan.

“BAZNAS harus hadir sebagai garda terdepan penegak keadilan sosial. Dana umat wajib dikelola secara transparan, profesional, dan manfaatnya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Tri Adhianto saat memberikan sambutan, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Oleh karena itu, para pengurus tidak boleh hanya berhenti pada fungsi mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi harus bergerak lebih jauh.

Ia juga menuntut adanya peningkatan pelayanan berbasis digital, baik dalam hal pencatatan, pelaporan, maupun sistem pembayaran agar lebih efektif dan efisien.

“Kinerja BAZNAS harus makin cepat, makin transparan, dan dampaknya makin terasa nyata. Jadikan lembaga ini tempat yang paling dipercaya oleh warga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bekasi yang baru dilantik, Sudarsono, mengaku memegang amanah jabatan ini dengan penuh tanggung jawab dan keteguhan hati.

“Kami ingin para mustahik (penerima zakat) tidak terus-menerus bergantung pada bantuan, melainkan bisa berkembang dan berubah menjadi muzakki (pemberi zakat) yang mandiri dan sejahtera,” ucap Sudarsono.

Ia menyampaikan sejumlah prioritas kerja yang akan dijalankan, antara lain penguatan kepengurusan, membangun kolaborasi dengan dunia usaha, digitalisasi layanan, serta pemerataan penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran.

“Kami juga akan turun langsung ke lapangan membantu Pemerintah Kota, mulai dari upaya penekanan angka stunting hingga program mitigasi bencana,” tambahnya.

Lebih jauh Sudarsono menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan program kerja.

“Kami membuka ruang pengawasan seluas-luasnya bagi publik. Setiap rupiah dana yang masuk maupun yang disalurkan akan kami laporkan secara berkala dan terbuka,” pungkasnya.

(Fahmi/DD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini