infobekasi.co.id – Manajemen Semen Padang FC akhirnya buka suara menyusul adanya bantahan dari pihak pengelola Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, terkait rencana penggunaan stadion sebagai markas (homebase) klub berjuluk Kabau Sirah pada kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
General Manager Semen Padang FC, Denny Shulton, menegaskan, penetapan Stadion Patriot sebagai calon markas baru adalah keputusan telah dipertimbangkan secara matang dari sisi teknis sepak bola.
“Pengumuman mengenai Stadion Patriot sebagai pilihan markas Semen Padang itu sepenuhnya merupakan keputusan yang diambil berdasarkan pertimbangan dunia sepak bola,” Denny.
Masih kata Denny, sejalan dengan rencana tersebut, pihaknya sejak awal sudah bersilaturahmi dan menyampaikan maksud kedatangannya kepada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Dari pertemuan itu, Ia mendapat arahan agar berkomunikasi langsung dengan FC Bekasi City selaku klub yang selama ini bermarkas di stadion pariot. Komunikasi itu sendiri, menurut Denny, sudah dilakukan secara lisan, mengingat saat ini Wali Kota sedang melaksanakan ibadah haji.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak FC Bekasi City, dan sambutan mereka sangat positif,” tutur Denny.
Lebih jauh, Denny menyampaikan, pihaknya juga telah menyampaikan niat ini kepada para pemangku kepentingan sepak bola di Kota Bekasi. Ia mengaku tanggapan yang diterima dari rekan‑rekan di lingkungan sepak bola Bekasi sangat baik dan mendukung.
Menyangkut kelengkapan administrasi, Denny memastikan seluruh prosedur dan ketentuan yang berlaku akan dipenuhi sebagaimana mestinya.
“Terkait administrasi, pasti akan kami penuhi dan laksanakan, karena kami adalah tim yang dikelola secara profesional. Hal seperti ini adalah keharusan dalam tata kelola sepak bola profesional,” papar Ia.
Mengenai waktu penyelesaian administrasi, Denny menegaskan, prosesnya bakal dilaksanakan secara lengkap setelah dirinya bersilaturahmi kembali ke Wali Kota Bekasi, setelah Tri Adhianto pulang menunaikan ibadah haji.
“Prinsipnya, kami sangat patuh dan menghormati segala arahan dari Beliau (Tri Adhianto),” ujar Denny.
Sebagai putra daerah asli Kota Bekasi, Denny mengaku merasa bangga, kota kelahirannya dapat terus berkembang menjadi kota pariwisata olahraga. Ia pun menyatakan dukungan penuh terhadap program digagas pemerintah Kota Bekasi.
“Saya sangat mendukung program Bapak Wali Kota terkait pengembangan pariwisata olahraga, dan langkah ini saya harap, bisa menjadi salah satu cara berkontribusi sedikit demi sedikit untuk program tersebut,” katanya.
Selain itu, Denny berharap, di tengah kemajuan teknologi dan informasi yang sangat cepat saat ini, tidak lagi ditemui hambatan birokrasi yang justru dapat menghambat berjalannya program pembangunan, khususnya di bidang pariwisata olahraga dan iklim investasi di Kota Bekasi.





























