Sensus Ekonomi 2026: Cara Pemkab Bekasi Tekan Angka Pengangguran
Infobekasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi memanfaatkan momen Sensus Ekonomi 2026 guna memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal alias penduduk pribumi.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan, angka pengangguran di daerah ini masih mencapai 8,2 persen, padahal Kabupaten Bekasi merupakan wilayah manufaktur terbesar di Asia Tenggara dengan 11 kawasan industri dan lebih dari 7.000 perusahaan.
Menurut Asep, sensus ini bakal menampilkan gambaran riil pertumbuhan ekonomi hingga kelayakan hidup pekerja. Ia juga menegaskan pendataan ini murni untuk evaluasi dan tidak ada kaitannya dengan pajak.
“Sensus ini melihat pertumbuhan ekonomi, apakah pekerja sudah hidup layak atau belum. Ini tidak terkait pajak,” ujarnya di Cikarang Selatan, Selasa (21/7/26).
Lebih jauh Asep menekankan, perlunya sinkronisasi antara Dinas Tenaga Kerja, Balai Latihan Kerja, dan sekolah vokasi dengan kebutuhan dunia usaha.
“Kalau pelatihan yang diajarkan tidak sesuai kebutuhan pabrik, pengangguran tidak akan turun. Kita ingin vokasi mencetak tenaga kerja sesuai kualifikasi yang dibutuhkan industri,” tandasnya.
(Ari/ded)


