Skip to content

Hemat Air dan Cegah Busuk Benih, Begini Cara Kerja Tabela di Bojongmangu

Infobekasi.co.id – Di tengah keterbatasan air, metode Tanam Benih Langsung (Tabela) berbasis PM-AAS justru menuntut efisiensi tinggi. Tanpa Genangan Air di Awal Tanam, Hasil Diharapkan Naik Dua Kali Lipat.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Bojongmangu, Ubuh Buhori memaparkan, setelah benih ditebar, lahan tidak boleh digenangi air selama lima hari pertama agar benih tidak busuk saat cuaca panas.

“Perawatan dan pemupukan baru dilakukan saat tanaman berusia 10 hari,: jelasnya.

Ketua Kelompok Tani Warudoyong I, Yusup Saepuloh, menyambut baik inovasi ini sebagai jalan keluar dari ketergantungan pada hujan dan pompa air.

“Uji coba saat kemarau sangat pas untuk membuktikan ketahanannya. Jika hasil bagus, ini akan jadi acuan utama bagi kami,” ujar Yusup.

Guna mengantisipasi kebutuhan air, pemerintah telah menyiapkan bantuan mesin pompa berkapasitas 6 inci. Jika pengujian berjalan lancar, minggu depan metode serupa akan diterapkan di lahan lebih luas mencakup 30 hektare.

(Ari/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *