Milad ke-70 Attaqwa: KH. Husnul Amal Tekankan Proses Pendidikan, KH. Irfan Ingatkan Jaga Identitas
Infobekasi.co.id – Pondok Pesantren Attaqwa menggelar Haflah Iftitah dan Tasyakur Akbar Milad Attaqwa ke-70 di Mesjid Jami’ Attaqwa, Ujung Harapan, Bekasi, Sabtu (8/8/2026).
Mudirul Am Pondok Pesantren Attaqwa Putra, KH. Husnul Amal, menegaskan pendidikan tidak boleh hanya diukur dari prestasi akademik. Setiap anak memiliki keistimewaan dan dipandang sebagai titipan Allah SWT.
“Semua anak memiliki keistimewaan. Kita jangan hanya mengejar tujuan, tetapi juga menjalani prosesnya dengan disiplin dan bantuan doa,” ujarnya.
Ia menekankan pendidikan adalah proses panjang yang memerlukan kesabaran, kedisiplinan, keteladanan, dan doa. Dua pilar utama pendidikan pesantren, pemahaman Al-Qur’an dan kitab kuning harus tetap dijaga sebagai ciri khas lembaga.
Sementara itu, Pimpinan Umum Perguruan Attaqwa, Dr. KH. Irfan Mas’ud, MA, menyebut perjalanan 70 tahun Attaqwa adalah amanah yang dirintis KH. Noer Alie sejak 1956. Tugas generasi penerus adalah menjaga dan mengembangkan warisan tersebut.
“Tugas kita menjaga warisan. Ini bukan warisan sembarangan, melainkan amanah yang telah susah payah dirintis pendahulu kita,” katanya.
Kiai Irfan menegaskan lembaga boleh berinovasi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman, namun tidak boleh meninggalkan identitas dan nilai dasar yang telah menjadi fondasi.
“Beradaptasi boleh, jangan meninggalkan identitas kita. Jati diri kita tidak boleh bergeming, tetapi tetap lakukan perbaikan sesuai tuntunan zaman,” tegasnya.
Kegiatan menghadirkan penceramah kondang Ustaz Abdul Somad, serta dihadiri santri, wali santri, guru, dan keluarga besar Attaqwa.
Dalam kesempatan itu, Ustaz Abdul Somad juga menyampaikan peran lembaga pendidikan dalam menjaga keberlangsungan Islam pada setiap zaman.


