Skip to content

Kegigihan Husen, Pedagang Es Obyoh: 18 Tahun Berkeliling Demi Sekolahkan Anak

Infobekasi.co.id – Di tepi jalan, di sela pagar bambu, Husen tampak cekatan meracik minuman di gerobak dorongnya. Pria kelahiran 1978 ini telah “mengabdikan” 18 tahun hidupnya untuk berdagang Es Obyoh atau Selendang Mayang.

Dulu, saat memulai, Ia harus memikul dagangannya menyusuri jalan Kaliabang Tengah hingga ke Penggarutan, Tarumajaya. Kini gerobak bertuliskan, “OBYOH/SELENDANG MAYANG” menjadi penanda perjuangannya.

“Saya sudah cukup lama keliling jualan. Mulai dari dipikul hingga pakai gerobak seperti ini,” tutur Husen kepada Infobekasi, Senin (10/8/26).

Husen telah menyambangi banyak perkampungan. Dari Kaliabang Rawa Silam,Nain, Pengarengan, hingga Penggarutan yang cukup jauh dari rumahnya.

Ia berkeliling ,menawarkan dagangan ke mana pun kaki melangkah. Di gerobaknya, toples-toples tertata rapi berisi bahan baku, siap disajikan dengan kuah santan, gula merah dan es batu yang sudah dicacah.

“Sekarang ini jualan udah gak ramai kayak dulu. Meski cuaca kemarau seperti sekarang ini, biasanya kan orang pada nyari miniman yang seger, ada es nya. Tapi tetap saya beryukur, masih bisa dagang,” ucap pria kelahiran Brebes tersebut.

Dari lelahnya berkeliling, Husen rata-rata mendapat penghasilan sekitar Rp 80.000 sehari, minimal masih dapat Rp 50.000. Hasil itu tak seberapa, namun menjadi harapan hidup keluarganya.

Seiring bertambahnya umur, Ia kerap terasa pusing dan lelah, namun tidak menyurutkan langkah kaki-nya mencari nafkah buat keluarganya.

Hasil dagangan itulah yang Ia sisihkan untuk menyekolahkan dua orang anaknya yang masih duduk di bangku SD, satu lagi baru lulus sekolah dan masih nganggur.

Demi keberlangsungan keluarga dan depan anak-anaknya, Husen terus berjalan. Dari memikul dagangan hingga kini mendorong gerobak, semangatnya tak pernah surut.

“Apa pun kondisinya, saya tetap berjualan. Selama badan masih sehat, dari pada cuma  diam menunggu belas kasihan orang, lebih baik kita beruaha semaksimal mungkin,” ucap Husen dengan nada lirih.

(ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *