Skip to content

KDM: Pemimpin Bekasi Harus Punya Nyali, Jangan Takut Ambil Keputusan

Infobekasi.co.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta jajaran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Bekasi berani mengambil keputusan kebijakan demi mempercepat pembangunan dan mengentaskan kemiskinan.

Ia menegaskan, agar pemerintah daerah tidak membiarkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SILPA mengendap terlalu besar setiap tahunnya.

Menurut KDM, anggaran daerah seharusnya langsung dioptimalkan untuk perbaikan infrastruktur, sekolah, serta penanganan rumah tidak layak huni bagi warga yang kurang mampu.

“Lebih baik minus bisa membangun daripada duit triliun yang di SILPA disimpan di anggaran. Semoga di Kabupaten Bekasi tidak terbangun tradisi itu. Duitnya habiskan untuk bangun sekolah, bangun infrastruktur, bangun rumah rakyat miskin,” tegas KDM saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Sabtu (15/8/2026).

Lebih jauh, KDM juga menekankan pentingnya sosok pemimpin daerah yang memiliki keberanian dalam mengeksekusi kebijakan publik, namun tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan saat melakukan penataan kawasan demi kesejahteraan rakyat.

“Saya pesan ke Bupati harus punya nyali. Jangan pernah takut. Jadi pemimpin kalau masih punya rasa takut jangan jadi pemimpin, di rumah saja bersama istri itu pun akan menderita juga, karena suaminya pemberani, istrinya jauh lebih berani,” tandas pria yang kerap disapa Bapak Aing oleh warga Jabar tersebut.

Menurutnya, Bekasi butuh sosok pemimpin yang lantang dan punya integritas. Memimpin wilayah Kabupaten Bekasi musti ‘bermental baja’, sebab tantangan yang dihadapi di lapangan butuh kematangan sikap.

“Memimpin Bekasi kepalan tangannya harus kuat suaranya harus keras, karena yang dihadapinya orang yang kepalan tangannya kuat dan suaranya keras. Kita ingin mengembalikan Bekasi pada jati dirinya,” tandasnya.

(Ari/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *