Skip to content

Sidak Pasar Baru Bekasi, DPRD Pastikan Relokasi PKL Tidak Merugikan Pedagang

Infobekasi.co.id – Polemik relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di area Pasar Baru, Bekasi Timur, kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Guna memastikan proses berjalan sesuai rencana dan tidak merugikan pedagang, Ketua DPRD Sardi Efendi bersama Ketua Komisi III Arif Rahman Hakim beserta anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Baru, pada Kamis (3/9/26), kemarin.

Sidak dilakukan untuk meninjau langsung lokasi disiapkan menampung pedagang dari Jalan M. Yamin dan Jalan Juanda.

Sardi Efendi menegaskan, tujuannya memastikan kesiapan tempat sekaligus mengecek apakah lokasi tersebut layak dan mampu menampung para pedagang.

“Kita sidak ke Pasar Baru ini untuk memastikan relokasi pedagang dari Jalan Yamin dan Juanda. Kita ingin melihat langsung apakah tempat yang disiapkan memang sudah sesuai dan bisa menampung para pedagang,” tutur Sardi.

Ia menekankan, penataan harus memperhatikan kepentingan pedagang. DPRD tidak ingin kebijakan tersebut justru menimbulkan persoalan baru.

“Jangan sampai pedagang justru dirugikan,” tegasnya.

Sementara itu, Arif Rahman Hakim mengatakan, relokasi tidak boleh sekadar memindahkan pedagang dari satu tempat ke tempat lain.

Pemerintah dan pengelola wajib memastikan fasilitas memadai, termasuk lift dan eskalator, agar aktivitas perdagangan tetap berjalan dan mudah diakses masyarakat.

“Pemerintah jangan hanya memindahkan, tetapi tidak menyiapkan segala sesuatunya. Ini saya rasa tidak adil,” kata Arif, Dewan dari Kali Bancong Bungur tersebut.

Diketahui, sekitar 300 hingga hampir 400 pedagang telah dikomunikasikan terkait rencana relokasi.

Sebanyak 70 persen telah menyatakan kesediaannya, namun sebagian lainnya masih belum menerima karena mempertanyakan kesiapan fasilitas dan kondisi tempat baru.

Arif pun meminta PT Mitra Patriot dan PT BETA memastikan seluruh kebutuhan pedagang tersedia dan berfungsi layak sebelum pemindahan dilakukan.

Editor: Deros

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *