Skip to content

Kekeringan di Desa Medalkrisna, Warga Andalkan Sumur Pompa di Tengah Sawah

Infobekasi.co.id – Di tengah hamparan persawahan yang mengering di Jalan Lurah Parman, Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, berdiri sebuah sumur pompa tua yang kini menjadi satu-satunya harapan warga untuk mendapatkan air bersih gratis. Fasilitas yang sudah ada sejak puluhan tahun ini kini menjadi penopang hidup warga di tengah krisis kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

Kekeringan yang dipicu tidak turunnya hujan selama hampir tujuh bulan telah melumpuhkan sumber-sumber air utama warga. Situ Bedeng yang selama ini menjadi andalan telah mengering total sejak tiga bulan lalu, begitu pula sumur-sumur galian warga. Akibatnya, warga terpaksa menempuh jarak hingga satu kilometer bolak-balik untuk mengambil air di sumur pompa tersebut.

Iip Sarip (30), salah seorang warga, harus mengangkut belasan hingga puluhan jerigen air menggunakan gerobak dorong setiap hari.

“Sehari itu nyampe tiga gerobak. Gerobak ini isinya tujuh jerigen. Berarti sehari itu tiga kali ngambilnya, jadi 21 jerigen lah,” ungkapnya.

Bantuan pasokan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sebenarnya telah menjangkau desa ini, namun frekuensinya dinilai belum memadai untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga.

“Udah ada sih bantuannya, cuman gak memenuhi kebutuhan. Paling seminggu dua kali lah,” ujar Iip.

Hingga kini, warga Desa Medalkrisna masih harus mengandalkan sumur pompa di tengah sawah tersebut, sembari menanti solusi yang lebih permanen dari pemerintah daerah.

(Ari/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *