Cegah Paham Radikalisme, SMK BKM 2 Libatkan TNI
RAWALUMBU – Sebagai langkah antisipasi menyebarnya pemahaman akan radikalisme di kalangan pelajar, SMK Bina Karya Mandiri 2 (BKM 2) Bekasi, libatkan anggota TNI Garnisum 05/07 Bekasi.
Penasehat Lembaga Pendidikan SMK Bina Karya Mandiri 2 Bekasi, Dedi Djunaedi, kepada infobekasi.co.id, Senin (17/7), mengatakan bahwa keterlibatan sejumlah anggota TNI tersebut tidak lain untuk melatih dan membentuk para siswa SMK BKM 2 Bekasi menjadi lebih berkarakter dan menangkal paham radikalisme di kalangan pelajar yang mampu memecah belah rasa persatuan dan kesatuan.
“Keterlibatan anggota TNI pada MPLS di lingkungan SMK BKM 2 Bekasi tidak lain untuk membentuk disiplin siswa,” tuturnya.
Dengan anggota TNI sebanyak 3 orang, nantinya para siswa akan mendapatkan beberapa materi, seperti pelatihan baris berbaris hingga kepada materi bela negara.
“Ada beberapa materi yang akan diberikan kepada siswa dan dengan begitu para siswa SMK BKM 2 Bekasi bisa jauh lebih mawas diri,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Lembaga Bina Karya Mandiri 2 Bekasi, Ayung Sardi Dauly, mengatakan bahwa dengan mengikut sertakan sejumlah anggota TNI tersebut, bukan hanya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan beredar dan berkembang di tengah-tengah siswa, melainkan juga untuk memberikan benteng bagi siswa sedini mungkin untuk bisa memfilter arus informasi yang sampai kepada mereka.
“Melalui hal ini diharapkan para siswa bisa lebih disiplin karena mereka bisa memfilter arus informasi yang masuk dan mereka terima,” tutupnya. (Apl)

