Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), menargetkan sekitar 32 pria dewasa mengikuti program vasektomi pada tahun 2025.
Plt. Sekretaris DPPKB Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, mengatakan bahwa dari target tersebut, 15 orang telah menjalani proses vasektomi.
“Target tahun ini 32, dan sudah tercapai sekitar 15. Ada lagi yang mendaftar, jadi masih berproses,” kata Dezi saat ditemui di gedung Pemkot Bekasi, Selasa, 19 Agustus 2025.
Dezi menambahkan, melalui serangkaian sosialisasi, metode operasi pria (MOP) atau vasektomi semakin diminati oleh pria dewasa di Kota Bekasi.
“Setelah disosialisasikan, peminat vasektomi justru banyak dari generasi produktif,” ujarnya.
Ketertarikan terhadap vasektomi didominasi oleh pria berusia 35 tahun ke atas. Menurutnya, mereka sudah memahami dan memiliki keinginan untuk mengikuti program ini.
Namun, pihaknya memiliki tantangan besar karena sosialisasi vasektomi harus dijelaskan secara rinci dan terbuka.
“Orang-orang yang bekerja dan sudah paham mencari tahu sendiri. Bukan karena dipaksa, tapi memang karena keinginan dan pemahaman mereka,” beber Dezi.
Menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), angka kelahiran di Kota Bekasi masih tergolong aman dan tidak memengaruhi proses vasektomi.
“Angka kelahiran di Kota Bekasi sudah tidak terlalu tinggi, artinya satu keluarga rata-rata sudah memiliki 1 atau 2 anak, jadi masih standar,” tandas Ia.
Reporter : Fahmi
Editor : Dede Rosyadi






























