Infobekasi.co.id – Di tengah hiruk pikuk Kabupaten Bekasi, tersembunyi sebuah kampung dengan nama yang unik, Tanah Tinggi. Terletak di Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, kampung ini menyimpan cerita menarik tentang asal-usul namanya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Menurut penuturan Haji Saumin, seorang warga asli Kampung Tanah Tinggi, nama tersebut berasal dari kondisi geografis wilayahnya.
“Dulu di sini menurut cerita ada tanah munjung (tinggi), yang sekarang jadi perumahan Wahana,” ujarnya saat ditemui infobekasi di kediamannya, Sabtu (11/10/25).
Namun, ada cerita lain yang menyebutkan, bahwa nama lain kampung ini adalah Tanah Rahmat. Nama ini diberikan oleh ulama Kyai Nur Ali, seorang tokoh agama sering mengisi pengajian keliling di kampung Bekasi, termasuk di Kampung Tanah Tinggi. Meski begitu, nama Kampung Tanah Tinggi lebih populer dan familiar di kalangan masyarakat.
Data dari Kelurahan Setia Asih,Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kampung Tanah Tinggi dihuni mayoritas warganya merupakan keturunan asli Betawi, namun juga banyak pendatang yang turut meramaikan kehidupan sosial di kampung ini.
Profesi penduduknya pun sangat beragam, mencerminkan dinamika ekonomi di kawasan penyangga ibu kota. Banyak warga yang bekerja di sektor industri di pabrik-pabrik sekitar Bekasi, berdagang, menjadi wiraswasta, hingga petani di sawah.
Haji Saumin berharap, apapun nama yang digunakan, kampungnya tetap membawa keberkahan dan kerukunan bagi seluruh warganya. “Yang penting ini kampung selalu rukun, adem ayem. Kita kan di sini mayoritas masyarakatnya asli Betawi,” harapnya.
Setiap kampung memang memiliki cerita dan sejarahnya masing-masing. Kisah tentang asal-usul Kampung Tanah Tinggi ini menjadi pengingat akan para leluhur yang pernah hidup di sana, serta harapan akan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus.
Editor : Dede Rosyadi
#KampungTanahTinggi #Infobekasi #Bekasi






























