Infobekasi.co.id – Qudwah Indonesia kembali mengajak seluruh umat Islam untuk memperkuat jalinan solidaritas kemanusiaan terhadap Palestina melalui program unggulan bertajuk Qurban Strengthening 2026. Program ini difokuskan untuk meringankan beban masyarakat yang hidup di wilayah-wilayah dengan krisis kemanusiaan tinggi, khususnya di Jalur Gaza masih bergolak.
Ajakan sekaligus sosialisasi program ini disampaikan dalam acara podcast Titik Tengah, yang menghadirkan aktivis kemanusiaan Amar Ar-Risalah dan Ustad Muamar. Dalam sesi tersebut, para pembicara membahas kondisi terkini di Gaza serta pentingnya ibadah qurban sebagai wujud kepedulian nyata bagi masyarakat yang terdampak perang berkepanjangan.
Presiden Direktur Qudwah Indonesia, Lukman Hakim, menjelaskan, kehadiran program Qurban Strengthening ini bertujuan membangun semangat kolaborasi, sekaligus memastikan manfaat besar dari ibadah qurban dapat dirasakan langsung oleh mereka yang sangat membutuhkan.
“Qurban bukan sekadar ibadah pribadi, tetapi juga bentuk solidaritas dan penguatan harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan luar biasa,” ujar Lukman Hakim, pada Rabu (20/5/2026).
Dalam diskusi tersebut, Amar Ar-Risalah membeberkan fakta memprihatinkan mengenai kondisi ketahanan pangan di Gaza yang semakin kritis akibat perang dan blokade yang masih berlangsung ketat.
“Sebanyak 95 persen hewan ternak di Gaza sudah hancur atau mati akibat dampak perang,” ungkap Amar, yang juga dikenal sebagai pegiat media sosial.
Kondisi tersebut, menurutnya, membuat masyarakat Gaza sangat kekurangan pasokan pangan bergizi, terutama sumber protein hewani. Ketersediaan daging menjadi kebutuhan krusial demi pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, hingga korban luka yang membutuhkan pemulihan kesehatan.
“Kebutuhan protein di Gaza saat ini sangat tinggi dan mendesak,” tegasnya.
Sementara itu, CEO Satu Hati Institute, Ustad Muamar M. Thahir, menilai bahwa ibadah qurban dapat menjadi instrumen penguatan umat yang sangat dahsyat nilainya, apabila dijalankan secara terorganisir, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Ibadah qurban adalah salah satu instrumen ajaran Islam yang jika dimaksimalkan potensinya, bisa menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan kemanusiaan di dunia,” katanya.
Lebih lanjut ia menegaskan, hakikat semangat berqurban bukan hanya soal pembagian daging semata, melainkan pesan kuat bahwa masyarakat Palestina tidak berjuang sendirian, dan tetap merasakan dukungan moral serta doa dari umat Islam di berbagai negara.
“Mereka harus merasa bahwa mereka tidak berjuang sendirian di sana,” tambahnya.
Melalui program Qurban Strengthening 2026, Qudwah Indonesia menyediakan beragam pilihan skema penyaluran yang dapat disesuaikan oleh masyarakat, di antaranya:
– Qurban Palestina A (Gaza): Berupa daging kaleng siap saji, seharga Rp4.500.000 (per 1/7 bagian).
– Qurban Palestina B (Pengungsian): Berupa daging beku untuk pengungsi di Suriah, Lebanon, dan Yordania, seharga Rp2.800.000 (per 1/7 bagian).
– Sedekah Qurban Palestina: Paket kemasan kaleng senilai Rp200.000.
– Qurban Afrika: Mulai Rp1.850.000, didistribusikan ke Somalia, Sudan, dan Chad.
– Qurban Global: Mulai Rp2.500.000, disalurkan ke wilayah Indonesia, Thailand, Filipina, dan Yaman.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dan menebar kebaikan, informasi lebih lanjut maupun konfirmasi partisipasi dapat dilakukan melalui layanan WhatsApp di nomor 0821 3081 8874.





























