Asma Nadia, Tokoh dibalik Suksesnya Film Surga yang Tak Dirindukan

20150726203308Bekasi Selatan – Film yang diangkat dari Novel berjudul sama ini sangat populer dibicarakan di sosial media, seperti twitter. Tak heran, Film Surga yang tak dirindukan menjadi Film Favorite kedua di Box Office Indonesia bulan ini setelah Comic 8.

Penulis novel best seller Surga yang Tak Dirindukan, Asma Nadia mengaku takjub dengan animo masyarakat Indonesia dalam menyambut filmnya.

“Sangat takjub dengan animonya, sampai banyak juga yang mention twitter ataupun facebook kalau mereka mendapat kesan positif usai menonton film ini,” katanya saat ditemui infobekasi.co.id, Minggu (26/7).

Asma menuturkan, film ini berangkat dari pepatah arab, ‘Baity Jannaty‘ yang artinya Rumahku Surgaku.

“Nah, bagaimana ketika rumah yang semestinya menjadi surga itu menjadi tak dirindukan,” ungkapnya.

Lanjut Asma, meskipun dalam kisah ini mengangkat tema poligami, namun bukan berarti menganjurkan berpoligami.

“Biarkan penonton yang menilai. Dalam film juga dihadirkan ayat-ayat tentang poligami. Jadi memang tidak menyangkal dalam islam ada poligami. Tapi ada banyak aspek yang harus diperhatikan, seperti keadilan, kebahagiaan, dan tanggung jawab,” jelasnya.

Ia pun mengungkapkan, bahwa dirinya sedang menggarap novel lanjutan dari buku sebelumnya yang difilmkan itu.

“Saya berharap, film ini bisa mendukung industri perfilman dengan film yang mengandung nilai-nilai positif. Saya juga berharap, semoga film Surga bisa bertahan sampai 2 bulan di bioskop,” pungkasnya.(Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini