Inilah Manfaat Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

iedBulan Syawal telah tiba, setelah berpuasa selama satu bulan penuh akhirnya seluruh umat muslim dapat melewati Ramadhan. Adapun puasa enam hari di bulan syawal yaitu hukumnya sunnah. Keutamaan puasa Syawal ialah akan memperoleh ganjaran pahala seperti pahala orang yang berpuasa selama setahun penuh, dan inilah manfaat yang kita dapat puasa saat 6 pada Bulan Syawal

Menurut Dokter umum Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Dzul Ikram mengatakan, selama bulan puasa, saluran cerna kita terbiasa kosong.

“Karena selama sebulan penuh kita berpuasa, tubuh beradaptasi dalam kondisi kurang makan,” kata dia di posko Tim Bantuan Medis 110 Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, di Terminal Regional Daya Makassar, Selasa, 14 Juli 2015.

Sedangkan beberapa manfaat puasa enam hari di bulan Syawal disebutkan oleh Ibnu Rojab Radialluhu anhu, di antaranya:
  • Berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan akan menyempurnakan ganjaran berpuasa setahun penuh.
  • Puasa Syawal dan puasa Sya’ban seperti halnya shalat rawatib qobliyah dan ba’diyah. Amalan sunnah ini dapat menyempurnakan kekurangan dan cacat yang ada dalam amalan wajib. Setiap orang pasti memiliki kekurangan dalam amalan wajib. Amalan sunnah inilah yang nanti akan menyempurnakannya.
  • Dengan membiasakan berpuasa setelah puasa Ramadhan adalah tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan. Karena Allah SWT jika menerima amalan hamba, maka Dia akan memberi taufik pada amalan sholih selanjutnya. Sebagaimana sebagian ulama mengatakan, “Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan selanjutnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula orang yang melaksanakan kebaikan lalu dilanjutkan dengan melakukan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.”
  • Karena Allah telah memberi taufik dan menolong kita untuk mengerjakan puasa Ramadhan serta berjanji mengampuni dosa kita yang telah lalu, maka hendaklah kita mensyukuri hal ini dengan melaksanakan puasa setelah Ramadhan yakni puasa syawal enam hari. Sebagaimana para salaf dahulu, setelah malam harinya melaksanakan shalat malam, di siang harinya mereka berpuasa sebagai rasa syukur pada Allah atas taufik yang diberikan. (Disarikan dari Latho’if Al Ma’arif, 244, Asy Syamilah).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini