Ini Penyebab Rendahnya Serapan APBD 2015

20150712190957Bekasi Selatan – Minimnya serapan anggaran sudah jamak terjadi mulai dari pemerintah daerah, provinsi dan pusat. Hal yang sama juga diakui oleh Kepala Badan Pengelolaan Kuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Widodo Indri Jantoro. 

Pria yang baru saja dilantik sebagai Kepala BPKAD Kota Bekasi itu mengatakan, rendahnya serapan anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi karena disebabkan beberapa hal. Selain faktor kehati-hatian dalam penggunaan anggaran, ia juga menyebutkan faktor besarnya pagu anggaran ditriwulan ke 4 ini sebagai penyebab rendahnya serapan anggaran oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Nominal pos pagu anggaran besar dikerjakan pada triwulan ke 4,” kata Widodo, Kamis (27/8).

Widodo memperkirakan anggaran pembangunan Kota Bekasi tidak bisa terserap hingga 100 persen. Sebagai langkah antisipasi Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan evaluasi dan monitoring kepada SKPD bersangkutan.

“Kita akan memberikan masukan apabila ada kendala yang dihadapi SKPD dalam menggunakan anggaran,” tambahnya.

Perlu diketahui, hingga saat ini SKPD yang paling rendah penyerapannya ada di Dinas Bangunan dan Permukiman dan Bagian Pertanahan.

Memasuki triwulan ke 4, Pemerintah Kota Bekasi baru menggunakan 1,5 triliun dari anggaran APBD tahun 2015. Sementara total anggaran pada APBD 2015 sebesar 3,9 triliun. (Boy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini