Jelang MEA, Camat Bekasi Barat Fokus Pada Pembenahan Saluran Air dan Peningkatan UKM

MusrenbangBEKASI BARAT – Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti Musrenbang, yang dilaksanakan di aula Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (17/02). Dalam pidato pembukaan acara Musrenbang ini, Bunyamin, selaku Camat Bekasi Barat, fokus pada pembenahan saluran air dan peningkatan UKM jelang MEA.

“Selain memerhatikan program perbaikan infrastruktur, misal pada pembenahan saluran air. Kami juga memerhatikan segi kesejahteraan untuk masyarakat, seperti pemberdayaan dan pembinaan UKM,” papar Bunyamin.

Lebih jauh Bunyamin melihat, selain pembenahan infrastruktur secara berkala dan dilakukan dengan optimal, peningkatan potensi dari segi ekonomis juga sangat penting guna peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Semuanya penting bagi saya, yang terbaik untuk masyarakat akan lebih dikedepankan. Ada usulan perbaikan pada sistem draenase agar masyarakat tidak kebanjiran dimusim hujan, dan juga kali ini saya pun akan fokus untuk kesejahteraan masyarakat, kita bangkitkan UKM-UKM yang ada di wilayah ini. Kita bina dan kita bantu dengan optimal,” ujar dia.

Diwaktu yang sama, anggota Komisi D, Murfati Lidianto, S.E., Wakil Ketua Fraksi Gerindra yang menghadiri acara tersebut, menambahkan dengan terjalinnya kerja sama antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dapat berdampak positif pada peningkatan sumber daya masyarakat, terutama pada bidang UKM.

“Karena UKM ini merupakan potensi yang sangat baik untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat menengah kebawah, dengan terbinanya UKM secara baik tentunya dapat menunjang penghasilan yang lebih baik. Dampak kedepannya masyarakat kita mampu memiliki daya saing yang kuat, apalagi menjelang MEA,” kata Murfati.

Lebih jelas Murfati mengatakan, dirinya pun juga sudah mulai melakukan pembinaan bagi para kelompok petani budidaya lele, dengan membuat program percontohan kolam lele yang ada di Rawalumbu.

“Saat ini kolam lele binaan kami sudah dapat menghasilkan puluhan ton lele pada tiap panennya. Banyak dari kelompok tani yang kita libatkan. Kami pun melakukan bermacam inovasi ya mas. Jadi lele ini bukan hanya dijual ke pedagang pecel lele, namun juga kami kemas lele yang berukuran kecil, dan kami jadikan keripik lele seperti keripik belut mas. Tentunya ini berdampak pada nilai ekonomis dimasyarakat.”

Dirinya menambahkan, melakukan pembinaan secara rutin dan melakukan berbagai inovasi dapat menimbulkan kreatifitas yang tentunya juga dapat meningkatkan nilai jual sebuah produk UKM. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini