Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi, Satu Masih Berstatus DPO!

Ilustrasi CuranmorSUKATANI – Dua dari tiga pelaku Curanmor berhasil diamankan petugas. Dua pelaku begal yang berhasil ditangkap ini berinisial SN (25), warga Kampung Pulokukun, Sukatani, dan rekannya MU (28), seorang ibu rumah tangga asal Kampung Pulokukun juga.‬

‪Menurut Kasubag Humas Polres Kabupaten Bekasi, Iptu Makmur, penangkapan para pelaku bermula saat pihaknya mendapatkan laporan bahwa Anwar Supriatna (22), warga Kampung Cibitung, Cikarang Barat, pada Minggu (20/03) sekitar pukul 04.00 subuh telah kehilangan motornya.

‪”Nah, saat itu korban tengah asyik di dalam rumah sedang main PS2, bersama ketiga anaknya. Motornya tengah diparkir di depan halaman dengan terkunci stang,” kata Makmur, kemarin (20/03).‬

‪Nahas. Saat tengah beraksi, korban mendengar adanya suara berisik dari halamannya. Ia lalu bergegas melongok ke jendela.‬ Benar saja, motor Yamaha B 6013 TGX, miliknya sedang berusaha didorong keluar oleh seseorang pelaku. Sontak saja, korban lalu berteriak maling.‬

Makmur juga menjelaskan bahwa pelaku berusaha mengambil motor korban yang tengah terkunci itu dengan menggunakan kunci palsu leter T.

“Jadi pelaku dengan sengaja mengambil sepeda motor menggunakan kunci palsu leter T,” jelasnya.‬

‪Warga yang mendengar teriakan itu, langsung berhamburan ke jalan. Sayang, pelaku yang berjumlah tiga orang itu, keburu berhasil melarikan diri.‬

‪”Namun, ada warga yang segera melaporkan ke Polsek Cikarang Barat. Kemudian anggota piket segera membantu melakukan pengejaran, hingga seorang pelaku bernama SN berhasil ditangkap, setelah kakinya dilumpuhkan. Dan pelaku MU pun juga berhasil ditangkap warga, berikut barang bukti berupa mata kunci leter T, yang dibawa ke Polsek Cikarang Barat, guna proses penyidikan,” jelasnya.‬

‪Di hadapan petugas, rupanya para pelaku diketahui merupakan komplotan lama yang kerap meresahkan warga. Mereka selalu berbagi tugas. Pelaku SN, bertugas sebagai joki, menunggu di atas motor, sedangkan MU, yang juga ibu rumah tangga,  bertugas mengawasi di jalanan agar tak dicurigai warga.‬ Sedangkan pelaku satunya berinisial DE (DPO) bertugas memetik sepeda motor.‬

‪Makmur menambahkan, mereka selalu mempersenjatai diri, dan tak segan melukai korbannya yang nekat melawan.‬

‪”Pelaku sudah puluhan kali melakukan perbuatan yang sama. Terakhir, di Cikarang Timur, pelaku sempat melukai korban dengan menembak korban menggunakan senjata api rakitan,” pungkasnya. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini