BEKASI SELATAN – Permintaan penurunan harga daging sapi hingga dibawah Rp 90 ribu oleh Presiden RI Joko Widodo belum dapat terealisasi di lapangan. Pasalnya, sampai saat ini harga daging sapi dipasaran masih berada pada kisaran Rp 120 ribu.
Kepala UPTD Pasar Kranji Baru, Bekasi Barat, Juhasan Antosuseno, mengatakan bahwa sejak tiga bulan yang lalu harga daging sapi masih stabil diangka Rp 120 ribu.
“Harga daging menjelang Ramadhan ini belum naik maupun turun, masih relatif stabil sejak tiga bulan kemarin. Jangan sampai naiklah. Tapi pasti nanti naik. Menjelang dua sampai tiga hari sebelum masuk Ramadhan,” ujar Juhasan kepada infobekasi.co.id, Senin (30/05). Menurutnya, jika melihat kebiasaan dari tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga yang terjadi pada daging sapi menjelang Ramadhan bisa sampai kisaran 30 persen.
“Tahun sebelumnya kenaikan harga sekitar 30 persen dari Rp 90 ribu jadi Rp 120 ribu, karena berbagai faktor juga, seperti tiba-tiba ada kelangkaan, pajak dari pemerintah 10 persen, dan lain-lain,” ujarnya.
Sama halnya dengan di Pasar Kranji Baru, harga daging sapi yang dijual di Pasar Baru Bekasi Timur juga berada pada angka yang sama, Rp 120 ribu.
“Kalau harga daging sapi masih Rp 120 ribu, belum berubah baik naik ataupun turun. Justru yang ada kenaikan malah daging ayam, naik Rp 5 ribu, menjadi Rp 40 ribu. Bahkan kami akan meningkatkan pemantauan yang sebelumnya dua kali sepekan, akan dilakukan tiap hari, mengingat tingginya harga daging ayam,” ujar kepala UPTD Pasar Baru Bekasi Timur, Nadih, saat ditemui infobekasi.co.id di ruang kerjanya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar harga daging sapi di pasaran Indonesia bisa mencapai Rp 80 ribu sebelum Lebaran.
“Tiga minggu lalu saya perintahkan ke menteri, caranya saya tidak mau tahu, sebelum Lebaran harga daging sapi harus dibawah Rp 80 ribu. Ini menteri baru pusing semuanya,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan pada Kovensi Nasional Indonesa Berkemajuan (KNIB) yang digelar PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadyah Yogyakarta (UMY), Senin (23/05), seperti dikutip dari republika.co.id.
Menurut Jokowi, harga daging sapi di negara lain, seperti Malaysia, hanya mencapai Rp 50 – 55 ribu. Begitu pula harga daging sapi di Singapura, yang juga murah. Namun berbeda dengan di Indonesia, dimana harga daging sapi bisa mencapai Rp 120 ribu, bahkan Rp 150 ribu saat menjelang Lebaran. Hal ini menjadi salah satu perhatian Jokowi ke depan (selain daging, produk lain juga menjadi perhatian Jokowi).
Menurutnya, tingginya harga produk di Indonesia karena biaya logistik yang cukup mahal dibanding negara lain. “Ini yang akan kita pangkas,” kata dia. (Sel)






























