Waduh, Kupon OPM Tak Sesuai Data Disperindagkop?

Operasi Pasar MurahBEKASI – Kuota kupon yang dibagikan dalam Operasi Pasar Murah (OPM) yang diadakan di empat titik kecamatan, yaitu di Kecamatan Bekasi Utara, Rawalumbu, Mustikajaya, dan Medansatria rupanya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Bekasi Utara, Sutimin, mengatakan bahwa Kecamatan Bekasi Utara mendapatkan kuota 2 ribu kupon dari Disperindagkop.

“Kecamatan kami mendapat kuota 2.000 kupon dari Disperindagkop, yang kami bagikan ke enam kelurahan, yaitu Kaliabang 600 kupon, Harapan Jaya 500, Teluk Pucung 300, Perwira dan Margamulya masing-masing 240 kupon, serta Harapan Baru 140 paket,” kata dia, Kamis (23/06).

Pembagiannya, lanjut Sutimin, dilakukan melalui sistem persentase warga kurang mampu per kelurahan. Sehingga kelurahan yang lebih besar warga kurang mampunya mendapat kuota kupon yang lebih besar daripada kelurahan yang sedikit warga kurang mampunya.

“Warga kurang mampu itu didasarkan pada penerima bantuan raskin. Yaitu sejumlah 6.549 se-Kecamatan Bekasi Utara. Jadi sebelumnya kami sudah sosialisasikan melalui RT dan RW untuk mengundang kepala keluarga di nonperumahan, yang termasuk keluarga kurang mampu, tetapi mampu membayar (menebus) biaya paket OPM yang sejumlah Rp 76.200,” katanya.

Camat Medansatria, Taufiq Rachmat Hidayat, juga mengatakan bahwa Kecamatan Medansatria mendapat kuota kupon 1.500 yang dibagikan kepada empat kelurahan, yaitu Pejuang, Medansatria, Kalibaru dan Harapanmulya.

Sama halnya dengan Bekasi Utara, Kecamatan Medansatria juga membagikan kuota per kelurahan secara proporsional menurut presentase.

“Warga kurang mampu kami sekitar 2.000-an di Medansatria, Tidak terlalu jauh dari banyak kuota kupon 1.500 yang disediakan oleh Indagkop. Jadi kami bagi sesuai dengan presentase warga kurang mampu di empat kelurahan itu, supaya tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Herbert Panjaitan, saat dihubungi infobekasi.co.id via telepon mengatakan, bahwa per kecamatan masing-masing diberi kuota sebanyak 2.500 kupon.

“Semua rata, ada 2.500 kupon. Namun saya juga setuju jika pembagian di Kecamatan Medansatria hanya 1.500 dan Bekasi Utara 2.000 kupon. Namun untuk konfirmasi lebih lanjut, silahkan ke Pak Kadis,” tuturnya, Kamis sore (23/06).

Sebelumnya juga, Kepala Disperindagkop, Aceng Solahudin, mengatakan bahwa total kuota sebesar 10 ribu kupon OPM disediakan untuk empat kecamatan yang dibagi rata.

“Empat kecamatan kami bagi rata kuotanya, yaitu 2.500 untuk Mustikajaya, 2.500 untuk Bekasi Utara, 2.500 untuk Medansatria, dan 2.500 untuk Rawalumbu,” ujar Aceng saat ditemui pada pembukaan OPM di Mustikajaya, Rabu (22/06). (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini