In House Training, Peningkatan Kemampuan dan Pengetahuan Guru-Guru di SMA KORPRI Bekasi

in-house-training-di-sma-korpri-bekasBEKASI TIMUR – Sebanyak empat puluh tiga guru dari delapan belas mata pelajaran SMA KORPRI Bekasi, di tingkatkan lagi kemamapuan dan pengetahuannya melalui kegiatan In House Training (IHT), yang diselenggarakan di SMA KORPRI Bekasi, Rabu (12/10).

Dari penuturan Humas SMA KORPRI Bekasi, Bujang, IHT yang diikuti oleh guru-guru SMA KORPRI Bekasi ini tidak lain untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mereka di dalam penerapan kurikulum 2013 di sekolah, serta pemahaman akan beberapa aspek teknis di dalamnya. Sehingga dengan begitu, SMA KORPRI Bekasi yang menerapkan kurikulum 2013, bisa menyelenggarakan proses pendidikan dan pembelajaran sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan.

“IHT ini untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan para guru di sekolah,” tutur Bujang.

Melalui IHT ini, Bujang menekankan agar kedepannya SMA KORPRI Bekasi bisa menjadi salah satu sekolah unggulan di Kota Bekasi dengan kualitas dan prestasi yang bisa diandalkan.

“Targetnya, selain untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di sekolah, hal ini juga diharapkan bisa menjadi upaya kami untuk menjadi sekolah unggulan di Kota Bekasi,” ujarnya.

Kata dia, IHT yang kali ini memfokuskan kepada pendalaman aspek teknis mengenai metode, proses pembelajaran, teknis pengisian raport, hingga kepada teknis pembuatan soal serta penilaian siswa yang didasarkan kepada kurikulum 2013, diharapkan mampu diaplikasikan dengan baik oleh seluruh guru mata pelajaran yang ada di SMA KORPRI Bekasi.

Dengan begitu, SMA ini bisa terus memaksimalkan potensi pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di sekolahnya, sehingga manfaat yang didapatkannya menjadi optimal.

“Kami ingin memaksimalkan SDM yang ada di sekolah, sehingga outputnya pun optimal,” kata dia.

Melalui IHT kali ini, Bujang menekankan, bukan hanya ingin memaksimalkan potensi yang SDM pendidik dan tenaga kependidikan saja yang ada di lingkungan sekolahnya, namun juga memaksimalkan potensi belajar siswa. Sehingga sekolah ini mampu menghasilkan sebuah program pengajaran yang kreatif, inovatif, serta kondusif, dan mampu mencetak lulusan yang sesuai dengan visi dan misi sekolah.

Selain itu pula, SMA KORPRI Bekasi yang sekarang menjadi induk cluster penerapan kurikulum 2013 di wilayah Bekasi Timur ini, harus mampu menjadi pionir di dalam proses pembelajaran dan kurikulum tersebut di sekolah, sehingga mampu menjadi contoh bagi sekolah lain di dalam memajukan lingkungan pendidikan.

“Melalui IHT ini, SMA KORPRI Bekasi berusaha memaksimalkan SDM yang dimilikinya, sehingga bisa mencetak siswa yang sesuai dengan visi dan misi sekolah,” ujarnya. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini