2018, Bappeda Tekankan Inovasi Program SKPD

BEKASI SELATAN – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Koswara Hanafi, dalam rapat pleno hasil perangkat daerah yang dilangsungkan di aula Nonon Sontani, Selasa (07/02) menekankan perlunya banyak program inovasi dalam program perencanaan pembangunan daerah di tahun 2018 hingga ada pembiayaan khusus untuk program inovasi tersebut.

“Di 2018 nanti akan ada tiga model pembiayaan, yaitu pembiayaan program prioritas, pembiayaan program wajib, dan pembiayaan untuk program inovatif, dimana ini menjadi bentuk dari penyelesian program perioritas dan akan mendapat pembiayaan khusus,” ujarnya.

Menurutnya, program inovasi ini tidak berdiri sendiri pada program mata anggaran, melainkan merupakan sebuah cara melihat serta menyelesaikan persoalan dengan cara berbeda.

“Ini berkenaan dengan tata kelola baru, apa permasalahan dan bagaimana membuat aturan baru itu dipersilahkan kepada SKPD. Hanya perlu penyebutan dalam usulan bahwa itu inovasi. Kalau disebutkan prioritas aja ya bukan inovasi. Kalau pendekatan solusinya biasa aja, maka yang disediakan pada dinas ya seperti biasa. Namun bila dengan inovatif maka ada pengelolaan dan aturan baru,” ucap dia.

Ia mengatakan, program inovasi juga sangat diperlukan dalam berbagai sektor. Misalnya ekonomi dengan infrastruktur yang sebetulnya dapat saling dipadukan.

“Persoalan APBD, kita harus paham benar. Dalam industri misalnya, kita punya regulasi tapi nggak ada kawasan. Ini yang jadi persoalan sehingga mereka berjalan sendiri-sendiri. Nah, tinggal bagaimana kita melakukan dorongan ekonomi dari infrastruktur,” tuturnya.

Lanjut dia, sejauh ini program infrastruktur hanya mencakup sektor jalan atau fasilitas umum saja, bukan untuk meningkatkan sektor wilayah lain. Padahal apabila dikembangkan, maka merupakan keniscayaan infrastruktur dapat dimanfaatkan untuk sektor ekonomi.

“Infrastruktur untuk peningkatan kawasan industri misalnya. Pemikiran ini yang mestinya dikembangkan. Design kita harusnya bukan hanya melihat dari masalah SKPD saja, tapi kota,” kata Koswara. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini