Pengusaha Angkutan Pertanyakan Kinerja Ketua Organda

BEKASI SELATAN – Kinerja Ketua Organda, Hotman Pane, dipertanyakan pengusaha transportasi angkutan umum, Selasa (25/04). Menurut mereka, kebijakan Organda saat ini tidak pernah lagi memihak para pengusaha.

Dalam konferensi pers yang dilakukan di Bangi Cafe, koordinator yang juga merupakan pengusaha angkutan umum K 01 A, Ahmad Juhaeni mengatakan, bahwa para pengusaha angkutan ingin meminta Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengevaluasi kinerja ketua Organda tersebut. Terlebih, kini Hotman Pane menjabat pula sebagai wakil Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB).

“Saya hanya ingin tanya ke Wali Kota Bekasi, kenapa seorang ketua Organda ada di dewan transportasi? Itu apa tidak menyalahi prosedur hukum? Dan keahlian Hotman di mana? Dari mana asal Hotman sebelum di Organda? Apa visi misi Hotman jadi ketua Organda sudah berjalan selama 5 tahun ini? Dulu tertulis waktu nyalon ketua Organda katanya dia akan memberi kemudahan sparepart dan buka bengkel, itu mana? Sampai sekarang nggak terjadi. Kok begitu dijadiin wakil dewan transportasi?” tanyanya.

Lanjut dia, apa selama ini keputusan memberi jabatan pada ketua Organda oleh Wali Kota Bekasi didasari karena Hotman Pane dianakemaskan.

“Sebelum Hotman jadi ketua Organda, amat jarang ada angkutan yang demo. Tapi selama Hotman jadi ketua Organda, hampir tiap bulan ada demo masalah angkutan. Ini harusnya di kroscek wali kota. Ada apa?” tanyanya lagi.

Juhaeni mengatakan, apabila kinerja Organda tidak lagi berada di pihak pengusaha angkutan maka ia mengatakan akan sangat kecewa pada Pemerintahan Kota Bekasi.

“Kalau dulu sebelum ketua Organda yang sekarang menjabat, setiap ada kebijakan dari pemerintah kita semua dikumpulkan. Tapi sekarang nggak, bahkan tiap rapat Hotman Pane tak pernah hadir. Terus terang ya kami sangat kecewa dan kami mungkin takkan milih Pepen lagi kalau seperti ini terus,” imbuh dia. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini