BANDUNG – Sebanyak 35 anak yatim yang berada di lingkungan Jalan Prof. Moch. Yamin, Gang Pepaya, RT02, RW03, Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, mendapatkan santunan dari Arisan Alumni Madrasah Nuruh Hidayah (AMNH) Bekasi.
Dari penuturan Bendahara Arisan Alumni Madrasah Nurul Hidayah, Ahmad Yanto, perkumpulan arisan para alumni madrasah yang didirikan oleh Umi Kasmi dan dibina oleh ustadz Nasur dan ustadz Ali Mafut, bertujuan untuk mempersatukan hubungan kekeluargaan para alumni Madrasah Nurul Hidayah.
“Dulu ketika kami masih anak-anak, kami dipersatukan dalam sebuah pengajian yang berada di dalam lingkungan Masjid Nurul Hidayah, dan setelah berajak dewasa dan berumah tangga, kami dipersatukan kembali melalui kegiatan arisan ini,” ungkap Yanto kepada infobekasi.co.id, Jumat (12/5).
Untuk membuktikan rasa kepedulian para pengurus dan anggota para Arisan Alumni Madrasah Nurul Hidayah Bekasi, kami memberikan santunan bagi 35 anak yatim yang dilaksanakan di Barusen Hills yang berada di Ciwidey, Bandung, sebagai salah satu bentuk kepedulian para pengurus dan anggota AMNH terhadap anak yatim.
“Kegiatan santunan ini kami lakukan untuk membuktikan bahwa kami juga peduli akan keberadaan mereka dan kami juga ingin membahagiakan para anak yatim,” jelasnya.
Dikatakannya pula, santunan yang diberikan dalam bentuk sejumlah uang tersebut, merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan pihaknya, juga mendapatkan dukungan dari sejumlah donatur dalam kegiatan tersebut.
“Pada kegiatan kali ini, kami juga mendapatkan dukungan dari sejumlah donatur,” singkatnya.
Fitria, salah seorang pengurus, mengatakan, pemberian santunan anak yatim yang dilakukan di luar Kota Bekasi tersebut, untuk memberikan suasana yang berbeda dan memberi warna yang berbeda dari sebelumnya.
“Santunan yang diberikan di lokasi rekreasi keluarga untuk memberikan suasana yang sedikit berbeda dan diharapkan mampu menghadirkan senyum kebahagian diantara para anak yatim tersebut,” pungkasnya. (Apl)






























