Skip to content

Warga Tegal Danas Protes Truk Molen Jalan Penuh Debu Putih Semen

Infobekasi.co.id – Geram lantaran polusi debu tak kunjung tuntas, warga Kampung Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat melakukan protes dengan membentangkan spanduk bertuliskan, “Tegal Danas Darurat Debu Imbas Tumpahan Cor-coran”. Aksi ini ditujukan agar pihak terkait segera menindaklanjuti ceceran material semen dari truk batching plant merusak lingkungan dan merugikan warga.

Debu putih halus kini menutupi badan jalan hingga pinggiran pemukiman jalur penghubung Jalan Inspeksi Kalimalang menuju pusat Pemkab Bekasi, kawasan industri GIIC dan Deltamas. Pencemaran ini diduga berasal dari adonan beton tercecer dari tabung truk molen, lama-kelamaan hancur menjadi debu halus beterbangan saat dilalui kendaraan berat.

Tarman (48), warga setempat, menilai kondisi makin parah seiring bermunculannya fasilitas batching plant baru.

“Dulu hanya ada empat, sekarang bertambah lagi yang berwarna hijau di Kalimalang, baru sekitar satu-dua bulan ini,” ujarnya, pada Selasa (28/7/26).

Dampak ini juga dirasakan Yohana (39), seorang pedagang di lokasi, yang harus ekstra bekerja menjaga dagangan tetap bersih.

“Setiap satu jam sekali saya lap barang dagangan agar tidak tertutup debu. Kalau dibiarkan pasti kotor dan pembeli pun sepi,” keluhnya.

Yohana menambahkan kondisi ini sudah berlangsung lama. Sejak jalan diaspal 2019, bersih hanya sebulan.

“Kami berharap ada kepedulian, minimal tumpahan material segera dibersihkan, apalagi sekarang musim kemarau,” harapnya.

(Ari/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *