BEKASI TIMUR – Keberadaan toilet di tingkat Sekolah Dasar (SD) negeri di Kota Bekasi saat ini dinilai masih jauh dari kata ideal. Melihat hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi angkat bicara.
Melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Bekasi, UU Saeful Mikdar, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan proses verifikasi dan pendataan terkait keberadaan toilet tersebut.
“Pendataan dan proses verifikasinya masih kami lakukan hingga saat ini,” ungkap UU kepada infobekasi.co.id, Selasa (13/6).
UU mencontohkan, seperti saat ini SDN yang memiliki 400 orang siswa, biasanya hanya memiliki 2 sampai 3 buah toilet.
Hal ini tidaklah memenuhi syarat ideal, karena jumlah toilet tidak sebanding dengan jumlah siswa yang ada.
“Seharusnya jumlah toiletnya bisa mencakup keberadaan siswanya, sehingga bisa memberikan fasilitas yang memadai bagi siswanya,” ungkapnya.
Untuk itu, UU berharap melalui program yang saat ini masih dalam proses pembahasan Disdik Kota Bekasi, maka setiap sekolah yang masih minim keberadaan toiletnya, bisa mengajukan proses usulan pengadaannya secara online.
“Programnya sedang kami susun, sehingga nantinya bisa memudahkan setiap sekolah bisa mengajukan usulan pengadaan toiletnya secara tertib dan teratur sehingga kami bisa membuatkan skala prioritasnya,” pungkasnya. (Apl)






























