Infobekasi.co.id – Asosiasi Komite SMA dan SMK se Kabupaten Bekasi meminta peran serta orang tua untuk mengawasi anaknya, agar tidak terlibat dalam tawuran antarpelajar. Belum lama ini, seorang pelajar SMK pergelangan tangannya putus akibat duel ala gladiator di Cibarusah.
Asosiasi Komite SMA dan SMK se Kabupaten Bekasi, Sardi mengatakan, dengan maraknya aksi tawuran antar pelajar, pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan dinas pendidikan agar nantinya diberikan penyuluhan ke tiap sekolah.
“Sekolah nantinya akan rutin menggelar sosialisasi yang dibantu oleh kepolisan agar memberikan pemahaman bagi pelajar untuk tidak melakukan tawuran,” katanya, Kamis (12/12).
Selain itu, peran serta orang tua juga harus dilakukan dalam mengawasi anak-anaknya supaya tidak ikut-ikutan aksi tawuran.
Sebelumnya, keributan antarpelajar yang mengakibatkan luka terjadi di Cibarusah. Seorang pelajar asal SMK Citra Mutiara Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Topik Hidayatulloh (20), harus rela tertebas pada bagian telapak tangannya lantaran bertarung ala gladiator melawan pelajar lainnya.
Hal itu terjadi saat Topik melihat dua orang pelajar melintas di Kampung Cikoronjo RT 02/04, Desa Sindangmulya, Cibarusah
dengan menggunakan sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam jenis clurit ke arahnya.
Polsek cibarusah saat ini masih mengejar pelaku yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
Reporter: Muhammad Al Akhbar






























Umur 20 masih SMK…lah bocah bego apa ya…
Untung gak nyawanya yg melayang…