Kelabakan Pemohon Layanan Kependudukan di Kabupaten Bekasi

Infobekasi.co.id – Terhentinya pelayanan tatap muka di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, membuat sejumlah warga harus bersitegang dengan petugas piket, “Saya perlu legalisir akte kelahiran, ini penting ditunggu sampai Kamis besok,” ujar Ridwan, warga Cikarang Barat, Rabu (20/01/2021).

Hal serupa juga menimpa Sujarwo, warga Taman Tridayasakti, Tambun Selatan. Dia bermaksud membuat dokumen baru karena belum terdaftar pada Sistem Administrasi Kependudukan (SIAK) Kabupaten Bekasi, “Di KK lama saya ada, tetapi saat mau bikin KTP tidak ada dan harus ke Pemda,” katanya.

Namun setelah ke Pemda dia menyaksikan kantor Disdukcapil tutup, padahal data kependudukan itu penting sekarang ini untuk proses jual beli rumah, “Saya mau jual rumah, tapi KTP tidak ada karena identitas yang lama tidak terpakai,” katanya lesu.

Sementara itu Hudaya, Kepala Disdukcapil kabupaten Bekasi, mengatakan hingga kini pihaknya masih memberlakukan kebijakan 25 persen masuk kantor dari 130 jumlah pegawai yang ada. “Ada 33 orang yang terpapar positif Covid-19. Jadi,pelayanan hanya dilakukan secara online demi keselamatan semua pegawai,” katanya, Rabu (20/01/2021).

Menurut Hudaya, kalau pelayanan hanya ganti Kartu Keluarga (KK), karena tambah anggota, pindah antar kecamatan dapat dilakukan di kecamatan, “Termasuk perekaman KPT el dan pencetakannya,” tandas Hudaya.

Yang belum dilakukan di Disdukcapil adalah pelayanan tatap muka pembuatan akte kelahiran, akte kematian, akte perkawinan, pindah datang dan cek fisik, “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pelayanan tatap muka dapat dibuka kembali, “ katanya.

Hudaya menjelaskan, pegawai yang terpapar mulai dari Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Bidang, hingga Kepala Seksi dan sejumlah pelaksana di pelayanan loket, “Saat ini mereka sedang menjalani isolasi mandiri,” kata Hudaya.

An, salah satu pegawai yang tepapar Covid-19, mengatakan setelah hampir sepuluh hari menjalani isolasi mandiri kini dirinya lebih hati-hati dan mengikuti protokol kesehatan, “Udah sehat dan tinggal menunggu Swab berikutnya,” kata wanita yang setiap hari melayani masyarakat.

Reporter: Saban Jr

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini