Hindari Jual Beli Jabatan, Gubernur Ridwan Kamil Kenalkan Sistem Teknologi

Infobekasi.co.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperkenalkan sistem teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut merupakan kehadiran kecerdasan buatan untuk mempercepat proses birokrasi telah dilakukan secara bertahap di dalam pemerintahan.

Tahun 2021 lalu, kata dia, sebanyak 400 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terpaksa digeser atau dirotasi.

“Kami juga memberikan solusi ada 2 teknologi dari Pemprov Jabar yang akan diadopsi oleh teknologi rotasi rotasi dengan sistem komputer yang membuat jawa barat satu-satunya unit institusi negara yang jabatan itu tidak perlu lelang saking objektifnya sistem teknologi itu. Dengan hal itu bisa memutus potensi jual beli jabatan,” ucap Ridwan Kamil kepada awak media selepas memberikan pengarahan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (11/01) Siang.

“Kemudian yang kedua adalah kita juga sudah memulai di Jawa Barat yang di mana untuk Eselon 4 nya sudah dilebur menjadi fungsional, sehingga yang terjadi adalah birokrasi berdasarkan kegiatan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, teknologi itu diantaranya juga sudah dilakukan di masa kepemimpinannya dan
pihaknya juga telah melakukan rotasi dan mutasi kepala dinas dengan menggunakan sistem dan kecerdasan buatan.

Serta, kata dia sistem promosi jabatan itu baru pertama kali dilakukan di Indonesia.

“Jadi kami punya sistem komputer yang menilai objektif PNS di Jabar, setiap ada lowongan, komputer menominasikan tiga terbaik dilihat dari kapasitas dan integritasnya. Saya tinggal melantik tanpa harus tanya jawab dan lain sebagainya,” ulasnya.

Kontributor : Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini