Dua Bocah di Kabupaten Bekasi Jual Motor Curian ke Terduga Teroris

Infobekasi.co.id – Polsek Tarumajaya, Kabupaten Bekasi mengamankan dua bocah pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dari mereka, polisi mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor hasil curian.

Modus yang digunakan pelaku berinisial A (14) dan B (15) ini tergolong unik. Karena mereka berpura-pura main keliling kampung menggunakan sepeda yang juga hasil curian.

Biasanya, dua pelaku ini menyasar motor yang diparkir di halaman rumah. Dalam sepekan terakhir, dua pelaku yang masih bocah ini sudah mencuri tiga unit motor.

“Modus pencurian ini terbilang unik, soalnya pelaku dalam menjalankan aksinya menggunakan sepeda keliling kampung. Kalau ada sasaran motor dia ambil. Pelaku ini merupakan anak di bawah umur,” kata Kapolsek Tarumajaya AKP Edy Suprayitno, Jumat (4/2).

Petualangan dua bocah pencuri ini berakhir setelah tertangkap polisi pada 27 Januari 2022. Aksi pencurian motor terakhir mereka lakukan pada 26 Januari 2022.

Dikatakan Edy, kedua pelaku yang masih di bawah umur ini sebelumnya pernah ditangkap dengan kasus yang sama. Namun karena alasan masih berusia belia, mereka pun dibebaskan.

Baca juga : Korban Begal di Kabupaten Bekasi Bersyukur Motornya Kembali

“Sebelumnya, dua bulan yang lalu pernah kita tangkap, karena di bawah umur kejaksaan minta anak ini dikembalikan kepada orang tuanya,” ucap Edy.

Setelah dua pelaku curanmor ini tertangkap, polisi melakukan pengembangan. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku kalau motor hasil curian dijual kedua orang penadah berinisial SLH dan MS.

Berselang beberapa hari, SLH dan MS ditangkap di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan catatan kepolisian, kedua penadah ini masuk dalam daftar jaringan terorisme.

Kini dua bocah pelaku curanmor mendekam di sel tahanan Polsek Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Mereka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Sedangkan kedua penadah yakni SLH dan MS, menjalani pemeriksaan di Densus 88 Mabes Polri.

“Kalau jaringannya saya belum tahu, karena masih dalam pengembangan Densus 88. Jadi dari kedua penadah ini kita amankan dua motor,” ungkap Edy.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini