Muncul Spanduk Penolakan Penutupan Perlintasan Kereta di Tambun

Infobekasi- Buntut pemasangan spanduk sosialisasi akan ditutupnya lintasan Kereta Api di Mekarsari Timur, Tambun Selatan, muncul spanduk permohonan agar PT Kai tidak menutup lintasan itu. Spanduk yang dipasang warga itu terlihat pada Jumat (18/02/2022) sore.

Tidak tanggung-tanggung disebutkan dalam spanduk bahan dasar putih itu ‘Atas Nama Rakyat Indonesia, khususnya waga Tambun & setkitarnya, para pengguna jalan, pekerja, pedagang, anak-anak sekolah , dll. Kamimenolak Keras penutupan jalan perlintasan ini, demi kemaslahatan hidup & ekonomi rakyat kecil dan sejarahnya. Kami berharap PT KAI mempertimbangkan tidak menutup jalan perlintasan ini.

Spanduk berukuran sama 1 x 3 meter persegi itu dipasang mengarah kepada pengendara yang melintas. “Tadi ada yang masang, mereka semuanya warga di sini,” kata Jaja, warga di sana, sambil mengatakan itu keinginan warga.

Pemasangan spanduk penolakan warga atas rencana penutupan Perlintasan rel Kereta Api sebidang di Kampung Mekarsari Timur mulai 23 Februari 2022 mendatang itu , berdampak pada harapan warga apakah jadi atau tidak perlintasan itu ditutup.

Perlintasan yang berada di belakang Kantor Serikat pekerja FSPMI dan menuju halte Pusat pendidikan Yapink itu menurut PT KAI berddasarkan UU 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Pasal 94 menyatakan bahwa ‘untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunaya ijin harus ditutup.

 

Reporter: Saban Jr

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini