Wabah PMK Sebabkan Pengiriman Hewan Kurban ke Kabupaten Bekasi Terlambat

Infobekasi.co.id – Wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK yang menyerang hewan ternak seperti sapi menyebabkan keterlambatan pengiriman hewan kurban ke Kabupaten Bekasi. Karena hewan kurban dikirim melalui jalur laut.

Nur Cholis (38), penjual hewan kurban di Tambun Selatan mengatakan, hewan ternak sapi dari Kupang, Bali, Sumbawa dan Bima terkendala pengiriman sehingga terjadi keterlambatan.

“Karena jalur perjalanan darat sempat ketat, enggak boleh lewat Surabaya karena ada virus PMK di sana. Sehingga perjalanan sapi harus lewat tol laut menuju Tanjung Priok,” ucapnya, Selasa (14/6).

Dia mengatakan, pengiriman melalui laut membutuhkan waktu lebih lama yakni enam hari. Sedangkan melalui jalur darat waktu pengiriman selama empat sampai lima hari.

Baca juga : Jual Beli Hewan Kurban di Kabupaten Bekasi Terpengaruh PMK

“Harusnya sekarang sudah ada 200 ekor, tapi karena ada PMK pengirimannya jadi harus bertahap,” katanya.

Selain waktu pengiriman, wabah PMK juga menyebabkan banyaknya izin yang harus ditempuh. Seperti izin kesehatan hewan ternak di saat pengiriman dan kedatangan.

“Izin pastinya lebih sulit dan ketat, terutama untuk hewan ternak dari wilayah Jawa Timur dan sebagian Jawa Tengah, karena memang zona merah. Sehingga sapi-sapi dari Jawa timur enggak bisa keluar,” katanya.

Meski begitu, dia merasa lega karena hewan kurban yang telah lolos izin kesehatan dipastikan sehat sehingga pembeli tidak perlu merasa khawatir.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini