Infobekasi.co.id – Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-Barkah Bekasi tengah mempersiapkan diri untuk persiapan pelaksanaan prosesi ibadah salat tarawih pertama yang nantinya akan diberlangsungkan.
Ketua DKM Masjid Agung Al-Barkah Bekasi Ismail Hasyim mengatakan, untuk persiapan dalam pelaksanaan Salat Tarawih ada perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Lantaran kini status PPKM sudah dicabut Pemerintah.
“Kita sudah normal, dalam segi shaf salat, dan kapasitas yang ada di Masjid Agung.
Kesiapan tentu nambah, karena sudah bebas,” ujar Ismail Hasyim kepada wartawan, Rabu (23/03/2023).
Kegiatan Salat Tarawih sendiri, Masjid Agung Al-Barkah memiliki beberapa rangkaian antara lain, salat tarawih 1 Juz Al-Qur’an pada satu malam, kultum, taklim, zakat, Infaq hingga gema takbir dan Idul fitri.
“Secara teknis persiapan kami sudah dilakukan mulai dari perbaikan, kekurangan-kekurangan yang tentu kita lengkapi. Ramadan tahun Ini sudah bebas PPKM, tentu harapannya dapat lebih syiar lagi,” ujar Ismail.
Pelaksanaan salat tarawih Ramadan perdana kali ini, pihak DKM Mesjid Al Barkah Kota Bekasi bakal menggunakan Lantai 1 dan 2. Termasuk halaman plaza area masjid. Hal itu upaya mengantisipasi banyaknya jemaaah salat tarawih.
“Apalagi hari ini hari libur, jadi kami sudah siapkan di semua sisi di Masjid Agung. Sekarang kami sudah gelar karpet, Lighting (penerangan lampu) juga kita sesuaikan. Untuk salat tarawih Ramadan tahun ini sudah tidak ada pembatasan lagi, sudah 100 persen, dengan dicabutnya PPKM,” ucap Ismail.
Sekedar informasi, Mesjid Agung Al Barkah sebagai mesjid ikon keagamaan yang berada dekat alun-alun Hasibuan, dekat pusat pemerintahan Kota Bekasi ini bisa menampung tiga ribu jemaah salat tarawih.
Kontributor: Denny Arya
Editor: Deros D Rosyadi






























