Kondisi Kali Bekasi Peninggalan Raja Purnawarman

infobekasi.co.id – Sebuah video beredar memperlihatkan kondisi Kali Bekasi dipenuhi busa dan airnya berwarna hitam pekat. Hal ini menimbulkan bau tidak sedap di sekitar lokasi, diduga akibat limbah.

Air Kali Bekasi yang biasa dialirkan ke kali irigasi untuk menambah produksi air bersih, dialirkan menuju ke laut lewat bendungan Bekasi kini penuh dengan limbah.

Sekedar informasi, dari berbagai sumber bahwa Kali Bekasi diyakini sudah ada sejak zaman Kerajaan Tarumanegara. Bukti otentik kebenaran Kali Bekasi disebutkan dalam Manuskrip Prasasati Tatar Sunda Kuno.

Pada manuskrip itu, Kali Bekasi salah satu peninggalan dari Kerajaan Tarumanegara, yang berkuasa abad kelima sampai abad ketujuh masehi.

Dalam tulisan manuskrip prasasti yang ditinggalkan kerajaan tertua kedua di Nusantara ini, Kali Bekasi sengaja digali untuk mengendalikan bencana banjir dahulu kala.

Maharaja Purnawarman yang berkuasa tahun 317-356 Saka (395-434 Masehi) itu menitahkan menggali Kali Bekasi. Raja Pasundan ini berkuasa di wilayah Sunda Kuno (Wilayah Barat) membentang meliputi Bogor, Bekasi, Jakarta, Karawang, Banten dan Purbalingga (Jateng).

Sebab itu, Raja Tarumanegara memprakarsai pembuatan saluran air untuk pertanian dan mencegah banjir, lantaran wilayah Bekasi yang berada di Timur Jakarta kontur tanah miring dari permukaan laut.

Dalam tulisan aksara Pallawa berbahasa Sanskerta, pada prasasti ini menjelaskan:

“Dulu Kali Candrabhagha (Kali Bekasi) di gali Purnawarman, Maharaja yang mulia yang mempunyai lengan kencang dan kuat. Setelah sampai ke istana, kali dialirkan ke laut. Istana Kerajaan Baginda Termashur,”.

Sungguh sangat disayangkan, jika kali yang memiliki catatan sejarah terkontaminasi limbah. Sepatutnya masyarakat musti menjaga alam, maka alam akan menjaga manusia.

Rekaman Video Kondisi Kali Bekasi Saat Ini:

Editor : Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini