Kualitas Udara Bekasi Buruk, Ini Wacana Ridwan Kamil Soal WFH di Bodebek

infobekasi.co.id – Tingkat polusi udara tidak kunjung membaik. Pemprov Jawa Barat berencana untuk mengadakan WFH (Work From Home) bagi para aparatur sipil negara di lingkungan Bogor, Depok, Bekasi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan WFH bagi para ASN sebanyak 50 persen, guna menurunkan kemacetan dan menghindari intensitas kualitas udara buruk. Kebijakan ini diterapkan mulai tanggal 21 Agustus 2023-21 Oktober 2023.

Sementara itu, Ridwan Kamil mengatakan akan segera mengadakan rapat untuk memutuskan sistem kerja WFH untuk ASN di Bodebek.

“Saya belum dapat memastikan apakah kebijakan bekerja di rumah atau WFH akan berlaku bagi ASN di lingkungan pemerintah daerah Bogor, Depok, dan Bekasi. Nanti akan dirapatkan,” katanya, Minggu 20 Agustus 2023.

Ia menyampaikan WFH bagi ASN di sekitar Pemprov Jawa Barat sudah diatur. Sedangkan, daerah penyokong Ibu Kota seperti Bogor, Depok, dan Bekasi masih menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Depok, Bekasi, Bogor yang menempel ke Jakarta, sesuai arahan presiden, akan dikoordinasikan minggu ini,” ucapnya.

Menurut data dari IQAir, indeks kualitas udara di Bekasi mencapai 157 dengan konsentrasi polutan utama PM2.5 sebesar 66.2 mikrogram per meter kubik, pada pukul 12.00, Senin, 21 Agustus 2023.

Hal ini menunjukan bahwa udara yang dihirup tidak baik bagi kesehatan masyarakat. Sebab itu, pemerintah akan mewacanakan pengurangan mobilitas sebagai upaya mengurangi polusi udara saat ini kian memburuk.

Reporter  : Zahara Agisti Salsabila

Editor  : Deros D.Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini