6 Kilometer Jalan Narogong Diagendakan Perbaikan Tahun Depan

Infobekasi.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengagendakan perbaikan jalan di Jalan Raya Narogong sepanjang enam kilometer. Belum diketahui titiknya.

 

“Rencananya mau dianggarin buat pemeliharaan jalan di situ. Sepanjang 6 kilometer,” ungkap Plt Sub Koordinator Pemeliharaan Jalan DBMSDA Kota Bekasi, Ridwan Muarief ketika dikonfirmasi.

 

Jalan Raya Narogong statusnya jalan provinsi, sehingga kewenangannya ada di Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Jalan ini disebut sebagai “black spot” atau jalur tengkorak karena titik rawan kecelakaan.

 

Ia menyebutkan salah satu faktor jalan menjadi rusak disebabkan oleh kendaraan bermuatan besar yang melebihi kapasitas muat atau overload.

 

Menurut dia, Jalan Narogong adalah jalan Kelas I, yaitu jalan arteri dan kolektor yang dapat dilalui Kendaraan Bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 18.000 milimeter, ukuran paling tinggi 4.200 milimeter, dan muatan sumbu terberat 10 ton.

 

Setiap harinya terdapat tim penelusur Jalan Raya Narogong untuk mengantisipasi jalan yang perlu ditambal sebagai upaya pemeliharaan rutin. Sebab, penanganan secara menyeluruh belum dapat dilakukan sampai saat ini.

 

“Penanganan menyeluruhnya mungkin tahun depan, dari dinas Bina Marga Provinsinya,” imbuhnya.

 

Banyaknya keluhan dari masyarakat, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi mengungkapkan intens komunikasi dengan Pemprov Jabar, serta berkirim surat ke Gubernur dan Kepala Dinas. Koordinasi dengan Bina marga Provinsi Jawa Barat pun terus dilakukan.

 

Adapun titik jalan rusak atau bergelombang di Jalan Raya Narogong diantaranya berada di perempatan Jalan Cipendawa, perempatan lampu merah Kemang Pratama, depan Kodim Tajimalela, lampu merah dekat showroom Kawasaki, depan PT Fajar Mas Murni dan depan Kampus Trisakti Management.

 

Reporter Magang : Zahara & Tari

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini