Komisi III DPRD Kota Bekasi Soroti Capaian Pendapatan Daerah

Infobekasi.co.id – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Latu Har Hary, menyampaikan keprihatinannya terkait capaian penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) oleh pemerintah daerah setempat.

Menurutnya, data yang disampaikan pemerintah pada September lalu menunjukkan realisasi penerimaan PAD hanya mencapai 65 persen dari target sebesar Rp 3,1 triliun. Penerimaan tersebut bersumber dari pajak dan retribusi daerah di Kota Bekasi.

“Mustahil kalau kita ngejar di bulan Desember bisa tercapai target, karena kita butuh 35 persen lagi,” kata Latu Har Hary, menyoroti kesenjangan yang signifikan antara realisasi saat ini dan target akhir.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Latu Har Hary bersama Anggota Komisi III lainnya sepakat untuk memanggil dinas terkait di Pemerintah Kota Bekasi guna mengklarifikasi kondisi terkini penerimaan PAD dan keuangan daerah. Langkah ini diambil untuk memahami penyebab rendahnya capaian penerimaan dan mencari solusi yang tepat.

“Kami akan mengambil langkah konkret untuk mengatasi tantangan ini,” katanya.

Rapat dengan dinas terkait dijadwalkan pada awal pekan depan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kinerja dan upaya yang perlu dilakukan guna meningkatkan pencapaian target penerimaan PAD.

Latu Har Hary juga menekankan bahwa jika tidak tercapai target penerimaan pendapatan, hal ini dapat berdampak pada perencanaan yang telah dibuat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Potensi ketidakcapaian target dapat memicu refocusing anggaran untuk mengakomodasi kebutuhan yang mendesak.

“Kalau tidak sampai menenuhi target, artinya kinerjanya dipertanyakan, apakah target terlalu muluk-muluk, atau memang dari sisi kinerjanya tidak bagus,” tambahnya.

Rapat dengan dinas terkait diharapkan dapat membuka ruang dialog konstruktif guna mencari solusi terbaik dalam meningkatkan penerimaan PAD dan menjaga keberlanjutan keuangan daerah. (advertorial)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini