Jumlah Korban Penipuan Kontrakan di Kranji Bertambah, Korban Mencapai 61 Orang

Infobekasi.co.id – Jumlah korban penipuan jual beli kontrakan di Kranji, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, kini bertambah menjadi 61 orang dengan total kerugian mencapai Rp6,3 miliar.

Ketua RW 11 Jakasampurna, Fikri, mengatakan bahwa laporan sebelumnya menunjukkan kerugian mencapai Rp5 miliar.

“Kemarin totalnya Rp5 miliar. Tapi per hari ini, sudah Rp6,3 miliar. Total korbannya sudah 61 orang,” kata Fikri kepada wartawan, Senin, 14 Juli 2025.

Ia menaksir, jumlah korban kemungkinan akan bertambah, seiring dengan dugaan bahwa jual beli kontrakan tersebut fiktif.

“Kemungkinan besar akan ada korban baru lagi, dan terus berdatangan setelah mendengar kabar dan melihat rumahnya dibongkar,” ucapnya.

Salah satu korban, Henry Idris, 45 tahun, mengaku tertipu setelah melihat akun Facebook berinisial Y menawarkan kontrakan murah. Dari situ, ia diarahkan kepada seorang wanita terduga pelaku berinisial K mengaku sebagai pemilik kontrakan. Henry mengaku tergiur, sebab lokasi kontrakan itu berada di area kota dan aksesnya terjangkau.

“Rumahnya cukup enak, daerah Kranji tidak terlalu kampung, harganya murah. Jadi, dua pintu dihargai Rp100 juta, memang menarik,” ucapnya.

Kecurigaan muncul pada awal Juli 2025 setelah para korban tidak juga mendapat dokumen resmi dari girik ke Akta Jual Beli (AJB) yang dijanjikan oleh K.

“Karena surat tidak jadi-jadi, surat Girik mau ke AJB. Enggak bisa dihubungi, akhirnya korban pada berdatangan,” ucapnya.

Dari kasus ini, Henry pun mengalami kerugian Rp100 juta untuk membeli dua dari enam unit kontrakan yang ada.

“Kalau saya ambil dua rumah, kena Rp100 juta. Yang lain rata-rata Rp75 juta ke atas. Ada yang kena Rp350 juta,” tuturnya.

Terpisah, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban. Kendati demikian, kasus ini masih dalam penyelidikan.

“Sudah diterima laporannya, terima kasih,” jelas Kombes Kusumo.

Reporter : Fahmi

Editor: Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini