Sampah di Kali Kapuk Menumpuk, Dua Bulan Warga Tersiksa Bau dan Nyamuk DBD

infobekasi.co.id – Bau menyengat dan serangan nyamuk demam berdarah (DBD) menjadi momok bagi warga sekitar Kali Kapuk, Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi. Penumpukan sampah disinyalir telah berlangsung selama dua bulan dan belum juga teratasi.

“Baunya nyengat, terus gatel-gatel juga. Banyak nyamuk. Nyamuk DBD itu,” keluh David, seorang warga yang tinggal di dekat Kali Kapuk, saat diwawancarai pada Rabu, 23 Juli 2025.

Masih kata Dia, timpukan sampah itu telah berlangsung hampir dua bulan mengendap dan belum solusi dari pihak terkait.

“Sebenarnya (sampah tersumbat) terjadi sudah hampir dua bulan, dan belum ada kejelasan sampai sekarang,” katanya.

Keberadaan Kali Kapuk yang bersebelahan dengan Pasar Famili dan pemukiman warga semakin menambah kekhawatiran. Jika hujan turun, daerah tersebut rawan banjir. Situasi ini jelas mengancam kesehatan dan keselamatan warga.

Upaya pembersihan yang dilakukan UPTD Kebersihan Medan Satria bulan lalu, melibatkan backhoe dan tim penyelam, nyatanya tidak membuahkan hasil signifikan. Sampah kembali menumpuk, diduga karena masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan ke kali.

“Udah dibersihin, tapi ya itu, timbul lagi. Waktu itu dibersihkan pakai backhoe, lalu pakai tim katak juga,” ungkap David.

Warga berharap Pemkot Bekasi segera turun tangan dan memberikan solusi permanen untuk mengatasi masalah sampah di Kali Kapuk. Bukan hanya pembersihan sementara, tetapi juga upaya pencegahan agar masalah serupa tidak terulang kembali.

Perhatian serius dari pemerintah Kota Bekasi sangat dibutuhkan untuk melindungi kesehatan dan kenyamanan warga. Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kesadaran bersama seluruh warga Kota Bekasi.

Reporter : Fahmi

Editor: D. Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini