Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana meremajakan angkutan kota (angkot) dari sistem konvensional menjadi berbasis aplikasi seperti JakLingko di Jakarta.
Direktur PT Mitra Patriot (PTMP) David Rahardja mengatakan, terobosan ini sebagai langkah memodernisasi angkot agar lebih layak serta mengatasi masalah kemacetan.
“Sistemnya tidak lagi kejar-kejar setoran. Kalau mereka mangkal, ngetem, akhirnya macet. Nanti sistemnya seperti JakLingko,” kata David, Jumat, 22 Agustus 2025.
Dalam rencananya, PTMP bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi untuk melakukan relokasi.
Menurutnya, dengan sistem gaji, konsep ini akan lebih memperhatikan para sopir, sehingga tidak terbelenggu dengan kebiasaan saling serobot penumpang di jalan.
“Mereka sopir angkot tanpa harus ngetem, jadi pokoknya berapapun penumpang, mereka dibayar dengan sistem gaji,” ucapnya.
Modernisasi lainnya, yakni setiap angkot akan dipasang pendingin ruangan seperti AC. Kemudian, warna angkot lebih seragam dan cerah untuk menarik pengguna.
“Kalau nanti kan kita berharap jadi bagus, angkot baru ada AC. Jadi peminatnya pun lebih banyak,” ujarnya.
Lebih jauh David mengaku, bahwa konsep ini ‘meniru’ dari kehadiran angkot JakLingko milik Jakarta. Diharapkan, kemajuan transportasi Jakarta menular di Kota Bekasi.
“Apalagi DKI juga tetangga. Kalau hal yang bagus kita pasti tiru, ini untuk memberi pelayanan kepada masyarakat Kota Bekasi,” ujar David.
Reporter : Fahmi
Editor : Dede Rosyadi






























